Iran Aktualita, 20 April 2019
-
Pertemuan Rahbar dengan para pejabat tinggi militer Iran
Dinamika Iran pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya pertemuan Rahbar dengan pejabat tinggi militer Iran.
Isu lainnya, peluncuran prestasi terbaru militer Iran, negara ini meningkatkan kerja sama dengan Turki, Google memblokir akun resmi media-media internasional Iran, dan kunjungan wisatawan mancanegara ke Iran melonjak.

Rahbar Puji Persatuan Pasdaran dan Tentara
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei memuji eratnya persatuan Militer dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di tengah-tengah meningkatnya permusuhan Amerika Serikat dan sekutunya.
Hal itu disampaikan Rahbar dalam pertemuan dengan para komandan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran dan Angkatan Darat Militer negara ini pada Rabu (17/4/2019). Ayatullah Khamenei menyebut Militer Republik Islam Iran lebih berkomitmen pada agama dan lebih efisien daripada sebelumnya.
Beliau juga memuji keterlibatan efektif Militer Iran dan Angkatan Bersenjata lainnya dalam membantu para korban banjir di daerah-daerah yang dilanda bencana alam ini.
Rahbar menekankan pentingnya peningkatan persatuan di antara Angkatan Bersenjata Iran, terutama menyusul keputusan Amerika Serikat memasukkan IRGC (Pasdaran) ke dalam daftar organisasi teroris.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menyatakan bahwa setiap tindakan yang membuat marah musuh adalah tepat dan benar, dan sebaliknya, tindakan apa pun yang membuat musuh semakin berani dan menjadikan semangat mereka meningkat harus dihindari.
Rahbar mengucapkan selamat kepada seluruh staf militer atas datangnya Hari Nasional Militer Republik Islam Iran yang jatuh pada Kamis, 29 Farvardin yang bertepatan dengan tanggal 18 April 2019.
Ayatullah Khamenei lebih lanjut menganggap Angkatan Bersenjata sebagai simbol dan elemen kekuatan nasional. Rahbar menjuluki Angkatan Bersenjata sebagai penjaga keamanan untuk negara menurut logika Islam dan Republik Islam. Beliau menuturkan, selama perang, Angkatan Bersenjata berdiri melawan invasi musuh dengan pengetahuan, pengalaman, dan pengorbanan diri, bahkan mereka mengalahkan musuh dan membuatnya mundur.
Pada saat damai, lanjut Ayatullah Khamenei, mereka membawa kepastian dan kedamaian pikiran bagi rakyat dengan kesiapan yang lengkap. Itulah sebabnya, musuh berusaha untuk mengganggu ketenangan pikiran rakyat Iran dengan cara menekan Angkatan Bersenjata negara ini.
AS pada hari Senin, 8 April 2019 memasukkan nama Pasdaran dalam daftar organisasi teroris, padahal Pasdaran memainkan peran utama dalam menumpas kelompok-kelompok teroris, yang didukung oleh Amerika, di kawasan.
Pasdaran atas permintaan resmi pemerintah Baghdad dan Damaskus, juga memberikan dukungan konsultatif untuk menumpas kelompok-kelompok teroris seperti Daesh (ISIS) di Irak dan Suriah.

Di Hari Militer, Iran Luncurkan Prestasi Terbarunya
Komandan Pasukan Angkatan Darat Militer Republik Islam Iran Brigadir Jenderal Kiumars Heidari mengatakan perangkat keras baru militer, termasuk kendaraan lapis baja, senjata anti-lapis baja, pesawat tanpa awak, dan peralatan perang elektronik diluncurkan pada peringatan hari militer Iran.
Dia menambahkan, pada parade militer ini, Pangkalan Pertahanan Udara Khatamul Anbiya juga menampilkan sistem pertahanan rudal S-300, rudal Sayyad-2 (Hunter II) berbahan bakar padat dan Sayyad-3 (Hunter III), radar jarak pendek dan jarak jauh dan sistem peperangan elektronik.
AD Militer Iran juga menggunakan pesawat tempur Saeqeh, Raad dan Azarakhsh, dan melakukan operasi pengisian bahan bakar udara pada manuver hari Kamis. Menurutnya, Iran telah mencapai swasembada dalam teknologi yang dibutuhkan untuk memproduksi peralatan lapis baja, senjata anti-tank, artileri, drone, dan helikopter.

AD Militer Iran berencana menandatangani perjanjian dengan Kementerian Pertahanan untuk mendapatkan tank Karrar (Striker), yang merupakan tank buatan dalam negeri Iran yang juga salah satu tank paling kuat di dunia.
Selama beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat terobosan besar di sektor pertahanan dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan perangkat keras militer meskipun didera sanksi dan tekanan ekonomi.
Iran menegaskan bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara lain dan hanya dimaksudkan untuk mencegah potensi serangan musuh. Sebab, doktrin militer Republik Islam adalah pencegahan.

Iran-Turki Tekankan Perluasan Kerja Sama
Republik Islam Iran dan Turki menyatakan penentangan terhadap sanksi Amerika Serikat terhadap Tehran dan juga pemasukan nama Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ke dalam daftar organisasi teroris oleh AS serta menegaskan kembali perlunya peningkatan hubungan bilateral
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Rabu (17/4/2019) bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif yang melakukan kunjungan resmi satu hari ke Ankara untuk membahas hubungan bilateral dan perkembangan di kawasan.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak menekankan pentingnya untuk memperluas kerja sama, termasuk kerja sama di sektor ekonomi, sesuai dengan perjanjian kedua negara dalam menghadapi sanksi AS.
Erdogan dan Zarif juga bertukar pandangan mengenai perkembangan yang sedang terjadi di Suriah, Yaman dan Afrika Utara.
Presiden Turki juga mengungkapkan simpatinya kepada rakyat Iran, terutama para korban banjir di negara ini.
Sementara itu, Menlu Iran memuji pemilihan lokal yang sukses baru-baru ini di Turki.
Sebelumnya, Zarif mengadakan pembicaraan dan menghadiri konferensi pers bersama dengan mitranya di Turki Mevlut Cavusoglu.
Cavusoglu mengatakan bahwa Turki telah mengatakan dan akan terus memberi tahu AS bahwa sanksi terhadap Iran adalah "salah.

Google Blokir Akun Resmi Media-media Internasional Iran
Perusahaan Amerika, Google dalam sebuah langkah politis dan tidak profesional, telah memblokir akses media-media internasional Iran, Press TV dan Hispan TV serta kantor berita Iran Press ke akun resmi mereka.
Google memblokir akses Press TV, Hispan TV dan kantor berita Iran Press ke akun Gmail dan YouTube mereka tanpa pemberitahuan sebelumnya. Google tidak memberikan penjelasan apapun mengenai tindakannya yang tidak profesional itu.
Analis senior Timur Tengah, Elijah Magnier mengatakan penonaktifan akun Press TV oleh Google adalah perang terang-terangan terhadap media dan kebebasan berbicara. Pemerintah AS diyakini berada di balik keputusan tersebut dan langkah ini bertujuan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran di bidang media.
Kunjungan Wisman ke Iran Melonjak Tahun Lalu
Kepala Departemen Pariwisata, Badan urusan Peninggalan Budaya, Industri Kerajinan Tangan dan Pariwisata Iran mengatakan, di tahun 1397 Hs (berakhir Maret 2019) sekitar 7.800 wisatawan mancanegara berkunjung ke Iran dari sejumlah negara, dan rata-rata kunjungan mereka ke Iran 52,5 persen.
Vali Teimouri, Kamis (18/4) malam di acara festival makanan internasional yang diselenggarakan di Provinsi Zanjan, Iran menuturkan, para wisman yang mengunjungi Iran bukan hanya dari negara sekitar, bahkan ada yang dari Eropa dan Amerika.
Teimouri menambahkan, perwakilan dari sekitar 29 negara dunia turut berpartisipasi dalam festival makanan internasional Zanjan dan ini menjadi peluang yang sangat baik di tingkat regional dan internasional untuk memperluas dan menumbuhkan pariwisata.(PH)