Penghargaan kepada Atlet Anti-Pendudukan Zionis
-
Atlet RII.
Berikut adalah acara penghargaan ke-19 kepada atlet-atlet Republik Islam Iran yang tidak bersedia bertanding melawan atlet-atlet rezim Zionis Israel di berbagai turnamen internasional sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina.
Acara yang berlangsung pada Rabu sore, 29 Mei 2019 itu dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Islam Iran dan Wakil Koordinator Organisasi Basij di Bidang Seni negara ini serta perwakilan pejabat Palestina.
Sebagai salah satu contoh terbaru, juara catur Republik Islam Iran Ali-Reza Firouzja menolak untuk bertanding melawan pecatur rezim Zionis Israel di Kejuaraan Catur Klasik Grenke Jerman. Penolakan ini merupakan bentuk dukungan kepada rakyat Palestina.
Firouzja menolak untuk bertanding melawan pecatur Israel pada Jumat malam, 19 April 2019, padahal dia telah mengalahkan semua pesaing-pesaingnya.
"Ini adalah tanda solidaritas kepada rakyat Palestina yang menuntut rezim penjajah Tel Aviv untuk menarik diri dari wilayah-wilayah pendudukan," kata Firouzja.
Setelah dinobatkan sebagai pecatur jenius Iran, Firouzja berada di puncak tabel peringkat U16.
Kompetisi tersebut diikuti oleh 904 pecatur dari 48 negara. Firouzja pernah menolak untuk bertanding melawan pecatur Israel di Piala Rilton di Swedia.
Sebelumnya, dia menjadi juara klasik dan runner-up di turnamen internasional di Gamma Reykjavik Open yang diselenggarakn 8-16 April.
Setelah menjadi juara di Catur Islandia 960, Firouzja juga memenuhi syarat untuk menghadiri Catur 2019 di Norwegia. (RA)