Jenderal Iran: Drone AS Sudah Berulangkali Diberi Peringatan
-
Brigjen Qader Rahimzadeh
Wakil Komandan Pangkalan Pertahanan Udara Khatamul Anbiya (Saw) Iran mengatakan, pelanggaran aturan internasional oleh Amerika Serikat menyebabkan terjadinya penembakan jatuh drone mata-mata negara itu setelah diberi peingatan berulang kali.
IRIB (21/6/2019) melaporkan, Brigjen Qader Rahimzadeh, Jumat (21/6) menuturkan, pesawat nirawak Amerika ditembak jatuh karena melanggar peraturan internasional dan menerobos masuk garis yang telah ditetapkan di perbatasan dan memasuki perairan Iran, namun sebelumnya berulangkali diberi peringatan dan rute yang ditempuhnya direkam.
Brigjen Rahimzadeh menambahkan, penembakan jatuh drone mata-mata Amerika adalah akibat dari agresi dan ketidakpedulian Amerika terhadap hak negara lain.
Sebuah pesawat tanpa awak mata-mata Amerika Serikat, RQ-4 Global Hawk, Kamis (20/6/2019) dinihari di pesisir pantai Hormozgan, ditembak jatuh oleh angkatan udara Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC.
Pejabat pemerintah Amerika mengklaim bahwa drone tersebut belum memasuki zona udara Iran dan masih terbang di atas perairan internasional. (HS)