Dehqan: Semua Aman Ekspor Minyak atau tak Satupun
https://parstoday.ir/id/news/iran-i72189-dehqan_semua_aman_ekspor_minyak_atau_tak_satupun
Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar untuk urusan pertahanan, memberi peringatan keras kepada Inggris terkait kehadiran pasukan negara itu di Selat Hormuz, dan Amerika Serikat soal kemungkinan pecahnya perang militer.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 24, 2019 14:12 Asia/Jakarta
  • Brigjen Hossein Dehqan
    Brigjen Hossein Dehqan

Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar untuk urusan pertahanan, memberi peringatan keras kepada Inggris terkait kehadiran pasukan negara itu di Selat Hormuz, dan Amerika Serikat soal kemungkinan pecahnya perang militer.

Fars News (24/7/2019) melaporkan, Brigjen Hossein Dehqan dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Jazeera memperingatkan Inggris dan Amerika.

Mengomentari usulan Inggris kepada negara-negara Eropa untuk membentuk pasukan maritim yang bertugas memberi dukungan kapal-kapal Eropa di Teluk Persia, Dehqan menuturkan, segala bentuk perubahan kondisi di Teluk Persia, mungkin saja membuka pintu konfrontasi yang berbahaya.

Ia menambahkan, usulan Inggris untuk membentuk pasukan maritim Eropa di Selat Hormuz mungkin saja membawa dampak yang tidak terprediksi. Prinsip kami di Selat Hormuz adalah, semua aman dan bisa mengekspor minyak, atau tidak satupun.

Dehqan pada saat yang sama menganggap ancaman perang Presiden Amerika sebagai penipuan dan mengatakan, jika Amerika memutuskan untuk berperang dengan Iran, maka semua pangkalan dan markas militer Amerika di kawasan akan jadi sasaran serangan kami.

"Setiap perang Amerika terhadap Iran artinya konfrontasi Amerika dengan Iran dan sekutu-sekutunya, bukan Iran sendiri," imbuhnya.

Brigjen Dehqan juga memperingatkan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab dan menuturkan, Abu Dhabi telah berubah menjadi sebuah pangkalan untuk menyerang keamanan nasional Iran, dan mereka sendiri tahu sekarang apa yang harus dilakukan, UEA mengirim orangnya kepada kami di Iran dan berbicara soal perdamaian. Alasan perubahan sikap UEA adalah kekalahan memalukan mereka di kawasan.

Soal Saudi, Dehqan mengatakan, apa yang kami dengar dari Saudi dan UEA tentang berakhirnya perang Yaman, adalah sebuah rasionalitas yang bangkit dari kekalahan mereka di Yaman, kami siap membentuk koalisi politik dan keamanan dengan negara tetangga untuk menciptakan stabilitas. (HS)