Rouhani Jelaskan Alasan Penurunan Komitmen JCPOA Iran kepada Putin
-
Rohani dan Putin
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani Senin (16/09) saat bertemu dengan sejawatnya dari Rusia, Vladimir Putin di sela-sela sidang segitiga kelima pemimpin Iran, Rusia dan Turki di Ankara menjelaskan, langkah Iran menurunkan komitmennya di JCPOA sebuah langkah untuk mempertahankan kesepakatan nuklir dan komitmen penuh kedua pihak.
Seperti dilansir pusat penerangan kepresidenan Iran, Hassan Rouhani di pertemuan ini seraya menekankan bahwa JCPOA sebuah kesepakatan penting dan internasional mengingatkan, Republik Islam Iran siap untuk kembali ke komitmen penuhnya di JCPOA jika pihak seberang menjalankan komitmennya.
Rouhani juga mengisyaratkan keluarnya AS secara ilegal dari JCPOA dan menambahkan, pihak lain khususnya Rusia dapat memainkan peran positif dalam mempertahankan JCPOA.
Presiden Iran juga mengisyaratkan hubungan baik Tehran-Moskow dan menjelaskan, lobi dan interaksi bersahabat petinggi Iran dan Rusia di sela-sela berbagai pertemuan internasional termasuk PBB, Shanghai dan Eurasia serta hubungan multilateral kedua negara dengan negara lain khususnya dengan Turki di isu Suriah dan dengan Republik Azerbaijan di bidang transportasi sangat berpengaruh dalam menjamin kepentingan kedua bangsa.
"Dengan tekad kedua pemerintah, hubungan Iran dan Rusia untuk saat ini semakin dalam dan hangat," papar Rouhani.
Sementara itu, presiden Rusia di kesempatan ini menekankan, sikap Moskow adalah mempertahankan JCPOA dan akan berusaha keras di jalan ini.
Putin juga menjelaskan hubungan dan kerja sama Iran dan Rusia akan terus berlanjut dan kian luas. "Tehran dan Moskow di berbagai tingkat internasional khususnya PBB, Shanghai dan Eurasia memiliki interaksi dan kerja sama timbal balik dan positif.
Presiden Rusia ini juga mengisyaratkan posisi penting Iran di kawasan dan mengatakan, peran Repubilk Islam Iran dalam menyelesaikan isu-isu regional termasuk krisis Suriah positif dan sangat penting. (MF)