Pembukaan Tahun Ajaran Baru di Iran
Tahun Ajaran Baru 1398-1399 HS (2019-2020) di Republik Islam Iran dimulai pada hari ini, Senin, (23/9/2019) atau 1 Mehr 1398 Hs.
Presiden Iran Hassan Rouhani menghadiri pembukaan Tahun Ajaran Baru di Sekolah Putri, Hazrat Khadijah sa di Tehran, ibu kota Iran, Senin pagi.
Dalam pidatonya, dia mengatakan, dalam enam tahun terakhir anggaran pendidikan naik tiga kali lipat (peningkatan 300%) dan rata-rata gaji guru naik empat kali lipat (peningkatan 400%) dalam kurun waktu yang sama.
Pembukaan Tahun Ajaran Baru di Iran yang dimulai pada hari Senin ini, 1 Mehr 1398 HS ditandai dengan membunyikan bel sekolah oleh Presiden Rouhani.
"Pemerintah telah menggunakan semua upayanya untuk meningkatkan pendidikan di negara ini," kata Rouhani dalam acara tersebut.
Kepada para siswa presiden Iran bertanya, apakah ruang sekolah untuk kalian adalah ruang yang menyenangkan, bahagia dan energik?
"Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah, keluarga, guru, dan pejabat sekolah agar ruang sekolah berubah menjadi menyenangkan dan lebih bahagia dan juga tempat yang aman bagi siswa?" tanyanya.
Rouhani juga menyatakan bahwa sangat penting bagi pemerintah untuk mencari tahu mengenai kekurangan apa yang perlu diatasi.
"Apa yang kita inginkan adalah agar Kementerian Pendidikan dan badan manajemen pendidikan siap untuk bekerja. Kita perlu membantu untuk membangun dan mempersiapkan sekolah dan mempekerjakan guru serta menyediakan kementerian dengan anggaran yang dibutuhkan semaksimal yang kita bisa," imbuhnya.
Presiden Iran menegaskan, pemerintah telah bekerja semaksimal mungkin untuk menyediakan sekolah yang lebih baik, gaji yang lebih baik untuk guru dan buku pelajaran dan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
"Keluarga kalian harus menyampaikan masalah kepada pengelola sekolah karena masa depan dan pendidikan kalian sangat penting bagi kami," kara Rouhani kepada para siswa.
Dan guru, lanjut Rouhani, adalah pilar paling penting bagi negara dan sangat penting juga agar lingkungan sekolah menjadi atmosfer yang menyenangkan bagi para siswa.
Pada Tahun Ajaran Baru ini, 14,4 juta siswa akan memulai studi mereka di seluruh negeri. (RA)