Zarif: Iran Berhak Ambil Kompensasi JCPOA !
https://parstoday.ir/id/news/iran-i75539-zarif_iran_berhak_ambil_kompensasi_jcpoa_!
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif menanggapi pernyataan sejawatnya dari Jerman, Prancis dan Inggris dalam masalah langkah keempat pengurangan komitmen terhadap JCPOA dengan mengatakan, Iran sedang mengambil langkah-langkah kompensasi terhadap JCPOA.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 12, 2019 10:17 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif
    Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif menanggapi pernyataan sejawatnya dari Jerman, Prancis dan Inggris dalam masalah langkah keempat pengurangan komitmen terhadap JCPOA dengan mengatakan, Iran sedang mengambil langkah-langkah kompensasi terhadap JCPOA.

Para menteri luar negeri dari tiga negara Eropa; Inggris, Jerman dan Perancis dan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa hari Senin (11/11) menyatakan keprihatinannya atas langkah terbaru Iran dengan mengeluarkan pernyataan bersama tentang implementasi langkah keempat Iran dalam mengurangi komitmennya terhadap JCPOA.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif hari Selasa (12/11) di akun Twitter-nya memublikasikan ulang suratnya yang dilayangkan kepada kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa dan pejabat Eropa lainnya pada 6 November 2018, dengan menulis, "Iran telah sepenuhnya mematuhi kewajibannya terhadap JCPOA,  tetapi pihak Eropa hanya menunjukkan satu komitmennya yang dijalankan  dalam 18 bulan terakhir,".

"Ketika pihak Eropa membuang-buang waktu, Iran meluncurkan dan menyelesaikan mekanisme penyelesaian sengketa," tambahnya.

 

 

Zarif menegaskan bahwa Republik Islam Iran saat ini menggunakan solusi yang diatur dalam Pasal 36 JCPOA.

Pada 8 Mei 2019, Iran mengumumkan langkah pertama pengurangan komitmennya terhadap JCPOA setelah setahun AS menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional ini, dan solusi yang ditawarkan Eropa tidak efektif untuk mengimbangi konsekuensi ekonomi dari sanksi AS terhadap Iran.

Pada 5 November 2019, Presiden Iran Hassan Rouhani menginstruksikan kepada Badan Energi Atom Iran untuk memulai pengayaan uranium di fasilitas nuklir Fordow, dan mengumumkan langkah keempat dalam mengurangi kewajibannya kepada JCPOA. (PH)