Pertemuan Presiden Iran dan Turki di Kuala Lumpur
https://parstoday.ir/id/news/iran-i76742-pertemuan_presiden_iran_dan_turki_di_kuala_lumpur
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani dan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan kerja sama antara kedua negara untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi dunia Islam dan kawasan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 19, 2019 17:58 Asia/Jakarta

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani dan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan kerja sama antara kedua negara untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi dunia Islam dan kawasan.

Rouhani dan Erdogan bertemu di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Kuala Lumpur 2019 (Kuala Lumpur Summit 2019) di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, Kamis (19/12/2019).

Keduanya menekankan kerja sama bilateral untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dunia Muslim dan persoalan di kawasan.

Presiden Iran dan Turki juga membicarakan isu-isu regional, terutama perkembangan di Suriah, dan menekankan kerja sama antara kedua negara dalam kerangka perundingan Astana untuk membantu penyelesaian krisis di negara Arab itu.

Rouhani lebih lanjut mengungkapkan kekhawatiran atas kelanjutan kehadiran Amerika Serikat di Suriah dan upaya mereka untuk mengontrol ladang-ladang minyak negara ini.

Presiden Iran juga menyerukan lebih banyak kerja sama Tehran-Ankara dengan pemerintah Suriah.

Selain itu, Rouhani menekankan kerja sama dengan pemerintah Suriah dalam upaya mengusir kelompok-kelompok teroris agar keluar dari Idlib dan mempromosikan perdamaian di negara itu.

Di bagian lain pembicaraan, Presiden Iran dan Turki membahas kondisi terbaru hubungan bilateral antara kedua negara dan pengembangan serta peningkatan hubungan di semua bidang, terutama energi, transportasi, industri, perdagangan, dan perbankan.

Rouhani dan Erdogan juga sepakat untuk meminta perwakilan khusus mereka untuk mengejar dan mengimplementasikan perjanjian yang dibuat pada pertemuan tersebut dan yang dibuat oleh komisi ekonomi gabungan kedua negara.

Rencananya, Dewan Tinggi Kerjasama di bawah kepresidenan dan anggota kabinet Iran dan Turki akan  mengadakan pertemuan di Tehran pada awal tahun depan.

Di sela-sela KTT Kuala Lumpur 2019, Presiden Iran telah mengadakan pertemuan terpisah dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Raja Malaysia Sultan Abdullah dan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Presiden Iran tiba di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia pada Selasa petang untuk memenuhi undangan resmi Perdana Menteri Mahathir Mohamad guna menghadiri KTT Kuala Lumpur 2019.

Kuala Lumpur Summit 2019 mempertemukan para pemimpin Malaysia, Indonesia, Pakistan, Turki, Iran dan Qatar serta 450 intelektual dan cendekiawan Muslim dari seluruh dunia. KTT ini akan berlangsung di Kuala Lumpur dari Rabu-Sabtu, (18-21/12/2019).

KTT Kuala Lumpur bertujuan membahas dan menemukan solusi baru bagi persoalan-persoalan yang dihadapi dunia Islam dan memberikan kontribusi bagi kemajuan umat Islam dan negara-negara Islam.

KTT Kuala Lumpur 2019 mengusung tujuh tema utama, yaitu: pembangunan dan kedaulatan, integritas dan tata kelola yang baik, budaya dan identitas, keadilan dan kebebasan, keamanan, keselamatan dan pertahanan, perdagangan dan investasi, dan teknologi  dan tata kelola internet.

Para pemimpin negara-negara Muslim, para cendekiawan dan pemikir akan berdialog dan mencari solusi bersama untuk menangani berbagai persoalan yang membelenggu dunia Islam. (RA)