Ukraina Puji Sikap Iran terkait Insiden Jatuhnya Pesawat Kiev
-
Rouhani dan Zelensky
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani dalam dialognya dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan, kerja sama para teknisi kedua negara akan tetap berlanjut dengan serius hingga tuntasnya penyidikan insiden jatuhnya pesawat Ukraina.
Hassan Rouhani Sabtu (11/01) di kontak telepon kedua dengan Volodymyr Zelensky dalam dua hari terakhir seraya mengisyaratkan hasil resmi penyidikan jatuhnya pesawat Ukraine International Airlines, mengatakan, human error penyebab insiden ini dan oknum yang terlibat di peristiwa tragis ini akan diserahkan kepada pihak pengadilan Iran.
"Bersamaan dengan kerja sama untuk menuntaskan penyidikan yang melibatkan tim Ukraina, dalam waktu dekat Mahkamah Agung Iran akan memulai proses hukum atas masalah ini," papar Rouhani.
Presiden Iran mengungkapkan penyesalannya atas insiden ini dan menekankan bahwa Tehran komitmen terhadap kewajiban hukumnya terkait masalah ini. "Kerja sama di bidang ini juga terus berlanjut melalui kontak menlu Iran dan Ukraina," ungkap Rouhani.
Zelensky di kontak telepon ini seraya kembali mengungkapkan bela sungkawa atas insiden ini kepada pemerintah dan bangsa Iran mengatakan, "Statemen hari ini Iran terkait penyebab bencana tersebut sangat penting bagi Ukraina dan perilaku hukum serta kerja sama efektif Tehran di kondisi khusus ini patut dipuji."
Presiden Ukraina mengaku optimis bahwa kerja sama antara pakar Iran dan Ukraina akan berlanjut hingga penyidikan ini berakhir sesuai dengan protokol hukum serta secepatnya jenazah para korban diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Sebuah pesawat terbang sipil milik Ukraine International Airlines Rabu (08/01) pagi jatuh di dekat Bandara Udara Imam Khomeini dan 176 penumpangnya meninggal dunia. (MF)