Presiden Iran dan Kabinetnya Perbarui Baiat kepada Imam Khomeini
Menjelang peringatan kemenangan Revolusi Islam ke 41, presiden Republik Islam Iran bersama anggota kabinetnya berziarah ke makam Imam Khomeini dan memperbarui baiat mereka terhadap cita-cita pendiri Republik Islam serta para syuhada.
Hassan Rouhani dan kabinetnya Ahad (02/02) pagi berziarah ke makam pendiri Republik Islam dan membaca Surah al-Fatihah serta meletakkan karangan bunga di pusara Imam Khomeini.
Presiden Iran beserta menterinya juga berziarah ke makam para syuhada seperti Rajai, Bahonar, Beheshti, syuhada Haftum-e Tir serta para syuhada di Behesh-e Zahra dan memberi penghormatan kepada para syuhada.
41 tahun silam, 12 Bahman 1357 Hs bertepatan dengan 01 Februari 1979, Imam Khomeini, pendiri Republik Islam setelah 15 tahun pengasingan, tiba di Iran dan disambut rakyat.
Setelah sepuluh hari kedatangan Imam Khomeini ke Iran, pada 22 Bahman 1357 Hs (11 Februari 1979) Revolusi Islam Iran meraih kemenangan. Oleh karena itu, sejak 12 Bahman, yakni hari kedatangan Imam Khomeini ke Iran hingga 22 Bahman, hari kemenangan Revolusi Islam, dinamakan sepuluh fajar kemenangan dan setiap tahun digelar acara khusus kemenangan revolusi Islam di hari-hari tersebut. (MF)