Rouhani: Sanksi AS, aksi Teroris terhadap rakyat Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i78509-rouhani_sanksi_as_aksi_teroris_terhadap_rakyat_iran
Presiden Republik Islam Iran saat bertemu dengan dubes dan ketua perwakilan serta organisasi asing di Tehran menilai sanksi Washington terhadap Tehran tidak manusiawi, kejahatan dan aksi teror terhadap rakyat Iran.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Feb 10, 2020 18:55 Asia/Jakarta
  • Presiden Hasan Rouhani
    Presiden Hasan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran saat bertemu dengan dubes dan ketua perwakilan serta organisasi asing di Tehran menilai sanksi Washington terhadap Tehran tidak manusiawi, kejahatan dan aksi teror terhadap rakyat Iran.

Hassan Rouhani Senin (10/02) di pertemuan ini yang digelar di Tehran memperingati kemenangan Revolusi Islam Iran ke 41 mengatakan, "Mereka yang mengenal sejarah, peradaban dan budaya Iran, memahami bahwa rakyat Iran tidak pernah tunduk terhadap pemaksaan, ucapan keliru dan represi."

Seraya mengisyaratkan eskalasi sanksi dan represi Amerika terhadap Iran selama dua tahun lalu, Rouhani mengingatkan para dubes dan perwakilan asing yang berdomisili di Tehran, seluruh indeks ekonomi selama delapan bulan lalu termasuk inflasi dan investasi di negara ini serta laju ekonomi dan lapangan kerja mengindikasikan kegagalan konspirasi Amerika terhadap rakyat Iran.

Presiden Iran seraya menekankan bahwa Syahid Letjen Qasem Soleimani, komandan pasukan Quds IRGC berusaha menciptakan stabilitas dan ketenangan di kawasan mengingatkan, "Apa yang dilakukan Gedung Putih di kawasan bertentangan dengan kepentingan bangsa kawasan, stabilitas regional dan anti kepentingan Washington serta rakyat Amerika."

Di kesempatan tersebut, Rouhani juga menjelaskan bahwa kemampuan militer Iran tidak pernah dimaksudkan untuk menyerang. "Pesan Revolusi Islam Iran adalah diakhirinya perang dan agresi, diakhirinya dukungan terhadap terorisme dan sanksi serta hidup berdampingan secara rukun," tegas presiden Iran.

Sementara itu, para dubes dan ketua kantor perwakilan serta organisasi asing yang berdomisili di Tehran di kesempatan tersebut mengucapkan selamat atas kemenangan Revolusi Islam ke 41 kepada presiden Iran.

Salah Zawawi, dubes Palestina di Iran yang tercatat sebagai safir terlama yang berdomisili di Tehran membuka pertemuan ini. (MF)