Presiden Iran: Pengorbanan Staf Medis akan Selalu Diingat
https://parstoday.ir/id/news/iran-i79345-presiden_iran_pengorbanan_staf_medis_akan_selalu_diingat
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani dalam sebuah rapat khusus mengenai upaya pemberantasan virus Corona (COVID-19) mengatakan, pengorbanan dan upaya para staf medis akan selalu diingat oleh masyarakat.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Mar 08, 2020 17:30 Asia/Jakarta
  • Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani.
    Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani.

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani dalam sebuah rapat khusus mengenai upaya pemberantasan virus Corona (COVID-19) mengatakan, pengorbanan dan upaya para staf medis akan selalu diingat oleh masyarakat.

"Dokter, perawat dan staf medis di berbagai rumah sakit berada di garis terdepan dalam perang melawan virus Corona akhir-akhir ini," kata Rouhani dalam rapat tersebut pada hari Sabtu (7/3/2020).

Dia memuji para dokter, perawat, staf medis dari Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Kedokteran Iran atas upaya mereka dalam menangani pasien yang terinfeksi virus Corona dan memberikan layanan kepada publik.

"Tentu saja menjaga kesehatan fisik dan mental mereka adalah masalah yang paling penting untuk dipertimbangkan. Semua organisasi pemerintah diharuskan untuk memberikan dukungan yang diperlukan," tegasnya.

Presiden Iran lebih lanjut menyinggung pentingnya kepercayaan dan empati antara rakyat dan pemerintah.

Dia menjelaskan, terkait dengan perang melawan virus Corona, menciptakan transparansi dan meningkatkan kepercayaan publik sembari memberikan informasi kepada masyarakat tentang hal ini, serta mengenai kemungkinan kebijakan dan perencanaan lainnya adalah penting.

"Dengan demikian, prinsip transparansi dan pemberian informasi dan laporan yang tepat waktu harus ditetapkan," ujarnya.

Rouhani menuturkan, keberhasilan dalam melawan virus Corona membutuhkan kolaborasi jangka pendek yang sukses antara masyarakat dan semua organisasi eksekutif dengan Pusat Nasional Pemberantasan Virus Corona.

"Dalam hal ini, saya mendesak masyarakat bahwa setiap orang harus berhati-hati dan menghindari bepergian yang tidak perlu," tegasnya.

Presiden Iran juga mengapresiasi pengadaan cepat peralatan laboratorium dan pembangunan laboratorium baru.

"Menurut data yang disediakan oleh berbagai provinsi, jumlah laboratorium harus diperbanyak," pungkasnya.

Hinga Sabtu siang, 7  Maret 2020,  5.823 warga Iran tertular virus Corona. 1,669 pasien yang terinfeksi virus ini berhasil disembuhkan, namun 145 pasien lainnya meninggal dunia.

Wabah virus Corona ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan,  Provinsi Hubei, Cina.   

Virus ini telah menyebar ke berbagai negara dunia. Menurut data terbaru, setidaknya lebih dari 105.700 orang telah terinfeksi Virus Corona di seluruh dunia.

Lebih dari 58.500 pasien virus ini berhasil sembuh dan lebih dari 3.500 lainnya meninggal dunia. (RA)