Masyarakat Zanjan Semprot Jalan dan Trotoar dengan Disinfektan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i79537-masyarakat_zanjan_semprot_jalan_dan_trotoar_dengan_disinfektan
Masyarakat dari berbagai kalangan di Provinsi Zanjan, Republik Islam Iran melakukan penyemprotan jalan-jalan, trotoar dan tempat umum dengan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 14, 2020 13:24 Asia/Jakarta

Masyarakat dari berbagai kalangan di Provinsi Zanjan, Republik Islam Iran melakukan penyemprotan jalan-jalan, trotoar dan tempat umum dengan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Penyemprotan yang dilakukan secara berkala itu merupakan kegiatan dalam kerangka membantu Kementerian Kesehatan untuk memberantas virus Corona.

Setiap tim yang terdiri dari empat orang dan berasal dari para pemuda, pelajar agama dan masyarakat sipil itu secara sukarela melakukan kegiatan yang didanai oleh para donatur itu.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari realisasi slogan "Ma Corona ra Shekast Medahim" (Kami akan mengalahkan Corona).

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Kesehatan Republik Islam Iran Kianoush Jahanpour pada hari Jumat (13/3/2020) siang mengatakan, kita bersyukur bahwa hingga sekarang 3.529 pasien yang terinfeksi virus Corona (COVID-19) di Iran telah sembuh.

"Sejak Kamis siang hingga hari ini (Jumat siang), berdasarkan hasil laboratorium, ada 1289 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 11.364 orang," kata Jahanpour.

Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 85 pasien yang terinfeksi virus Corona di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia akibat virus ini hingga sekarang mencapai 514 orang.

Virus Corona ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan,  Provinsi Hubei, Cina.

Virus ini telah menyebar ke berbagai negara dunia. Menurut data terbaru, setidaknya lebih dari 141.400 orang telah terinfeksi Virus Corona di seluruh dunia.

Lebih dari 71.900 pasien virus ini berhasil sembuh dan lebih dari 5.400 lainnya meninggal dunia. (RA)