WHO Akui Peningkatan Kemampuan Diagnosa Corona di Iran
-
Christoph Hamelmann, Wakil Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Perwakilan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sambil menghargai upaya Institut Pasteur Iran selama beberapa bulan lalu dalam pengembangan jaringan laboratorium Coronavirus, menilai bahwa langkah-langkah ini telah secara signifikan meningkatkan kapasitas diagnosa penyakit Corona di Iran.
Menurut laporan IRNA, Christoph Hamelmann, Wakil Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Rabu (06/05/2020), di sela-sela kunjungannya ke Institut Pasteur Iran di Tehran, selain mengakui peningkatan tes dan identifikasi pasien rawaat jalan dengan pengujian laboratorium, menyatakan bahwa itu sejalan dengan kebijakan yang diusulkan WHO.
Hamelman juga menekankan dukungannya untuk Institut Pasteur Iran di bidang lain, seperti uji klinis dan vaksin.
Institut Pasteur Iran adalah lembaga penelitian, produksi, layanan dan pendidikan yang didirikan dengan tujuan untuk memastikan kesehatan masyarakat dan telah memainkan peran penting dalam mengendalikan banyak penyakit menular di Iran dan dunia selama 100 tahun terakhir.
Institut Pasteur Iran juga bertanggung jawab atas Kelompok Kerja Diagnosa Coronavirus di negara itu.
Sejauh ini, 531.275 tes diagnosa Covid-19 telah dilakukan di 126 laboratorium di Iran.
Menurut Kementerian Kesehatan Iran, 101.650 orang di Iran telah terinfeksi virus Corona sejauh ini, yang mana lebih dari 81.500 telah pulih dan diizinkan pulang dari rumah sakit, dan sekitar 6.000 orang meninggal dunia.