Menlu Iran: JCPOA Sudah Final, tidak Ada Perundingan Ulang!
https://parstoday.ir/id/news/iran-i90966-menlu_iran_jcpoa_sudah_final_tidak_ada_perundingan_ulang!
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan Tehran tidak akan merundingkan kembali Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Feb 08, 2021 11:00 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif.
    Mohammad Javad Zarif.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengatakan Tehran tidak akan merundingkan kembali Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Zarif dalam wawancara dengan TV2 IRIB, Minggu (7/2/2021) malam, menegaskan JCPOA sudah final dan tidak ada perundingan ulang, karena Iran tidak setuju membicarakan isu-isu lainnya.

"Rezim Trump meninggalkan kesepakatan nuklir tanpa alasan apapun dan melanggarnya. Dia juga memaksa negara lain termasuk anggota Uni Eropa untuk melanggar JCPOA," ungkapnya.

Menurut menlu Iran, pemerintahan Biden belum mampu membuat keputusan tentang nasib JCPOA. Presiden Biden hanya mengeluarkan pernyataan umum dan tidak berdasar dan ia masih punya waktu untuk memperbaiki kontradiksi ini.

"Negara-negara Eropa juga memiliki hutang kepada rakyat Iran. Sebagaimana yang ditekankan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam, pihak penagih hutang ini adalah Iran," tandas Zarif.

Soal keputusan parlemen Iran yang akan menghentikan pelaksanaan Protokol Tambahan pada 21 Februari 2021, Zarif menjelaskan pada fase ini, jumlah inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan level inspeksi akan berkurang dan kami tidak dirugikan dengan langkah ini.

"Kami tidak akan berunding baik Arab Saudi terlibat atau tidak. Kita memiliki JCPOA setebal 15 halaman dan semua pihak yang terlibat telah berunding dan mencapai kesepakatan," tambahnya.

Setelah AS keluar dari JCPOA, Iran sesuai dengan mekanisme yang terdapat dalam kesepakatan, mengambil beberapa tindakan termasuk memperkaya uranium ke tingkat 20 persen.

Republik Islam menekankan bahwa jika pemerintah AS mencabut semua sanksi kejam terhadap rakyat Iran dan kembali ke dalam JCPOA tanpa prasyarat, Tehran juga akan kembali memenuhi kewajiban nuklirnya. (RM)