Al-Quran; Identitas Sejati Bulan Ramadan
https://parstoday.ir/id/news/religion-i186050-al_quran_identitas_sejati_bulan_ramadan
Pars Today - Imam Jumat Kermanshah Iran, dengan menekankan bahwa bulan Ramadan menemukan identitasnya melalui turunnya Al-Qur'an, memperkenalkan kitab suci ini sebagai program hidup yang lengkap dan lentera petunjuk bagi seluruh umat manusia.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Feb 24, 2026 14:38 Asia/Jakarta
  • Al-Quran; Identitas Sejati Bulan Ramadan
    Al-Quran; Identitas Sejati Bulan Ramadan

Pars Today - Imam Jumat Kermanshah Iran, dengan menekankan bahwa bulan Ramadan menemukan identitasnya melalui turunnya Al-Qur'an, memperkenalkan kitab suci ini sebagai program hidup yang lengkap dan lentera petunjuk bagi seluruh umat manusia.

Menurut laporan Pars Today, Hujjatul-Islam Habibullah Ghafouri, Imam Jumat Kermanshah Iran, pada hari Selasa (24/2/2026)  dalam wawancara dengan Kantor Berita Mehr mengenai keutamaan-keutamaan bulan Ramadan, mengatakan: "Bulan Ramadan memiliki dimensi-dimensi penting yang jika diperhatikan oleh orang-orang yang berpuasa, mereka dapat memanfaatkan sebesar-besarnya kesempatan emas dan puncak spiritualitas tahunan ini."

 

Ia menambahkan: "Salah satu aspek terpenting bulan ini adalah perhatian terhadap Al-Qur'an. Menariknya, ketika Allah hendak memperkenalkan bulan Ramadan, Dia menggambarkannya dengan turunnya Al-Qur'an. Artinya, dapat dikatakan bahwa identitas bulan Ramadan adalah Al-Qur'an."

 

Imam Jumat Kermanshah Iran menegaskan: "Bahwa Allah di setiap saat bulan ini mengampuni hamba-hamba-Nya – mulai dari ampunan khusus di waktu sahur hingga maghrib, berbuka, dan ampunan tanpa hitungan di malam-malam Qadr – semuanya adalah untuk menghormati Al-Qur'an."

 

Hujjatul-Islam Ghafuri menegaskan: "Al-Qur'an bukan hanya kitab suci, tetapi juga kitab kehidupan. Al-Qur'an diturunkan agar manusia dengan bantuannya dapat memakmurkan dunia dan akhiratnya, serta menyinari seluruh aspek kehidupan dengan cahayanya, karena Al-Qur'an sendiri, menurut firman Allah, adalah cahaya."

 

Ia menyatakan: "Poin menarik dalam pengenalan Al-Qur'an adalah bahwa Allah berfirman ' هدی للناس'; yaitu Al-Qur'an adalah petunjuk bagi seluruh manusia, bukan hanya bagi orang-orang beriman atau bertakwa. Bahkan mereka yang belum beriman pun dapat memperoleh petunjuk darinya."

 

Ia menambahkan: "Siapa pun yang mengenal Al-Qur'an, dalam kondisi apa pun ia berada, Al-Qur'an akan menuntun tangannya dan membimbingnya. Ayat-ayat yang jelas dan tanda-tanda nyata terdapat dalam Al-Qur'an yang menunjukkan jalan kebenaran kepada manusia."

 

Imam Jumat Kermanshah Iran menegaskan: "Al-Qur'an tidak hanya memberi petunjuk, tetapi juga memperkuat daya pembeda dalam diri manusia dan menjadikannya orang yang berwawasan (bashiirat) sehingga ia dapat membedakan yang hak dari yang batil. Inilah pengaruh yang ditimbulkan oleh keintiman dengan Al-Qur'an dalam diri manusia." (MF)