Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

imigran

  • Pemerintah Jerman Terbebani Krisis Struktural, dari Pengusiran Imigran hingga Kebangkrutan

    Pemerintah Jerman Terbebani Krisis Struktural, dari Pengusiran Imigran hingga Kebangkrutan

    Okt 26, 2025 08:07

    Pars Today - Peningkatan tajam deportasi dari Jerman pada tahun 2025 telah menimbulkan kekhawatiran hak asasi manusia.

  • Pemerintah AS Berupaya Memecahkan Rekor Deportasi imigran

    Pemerintah AS Berupaya Memecahkan Rekor Deportasi imigran

    Okt 22, 2025 07:19

    Pars Today - Gedung Putih mengumumkan bahwa rencana deportasi besar-besaran terhadap imigran akan mencetak rekor baru tahun ini, dengan lebih dari 515.000 orang dideportasi dari negara itu sejak Presiden Donald Trump menjabat.

  • Presiden Kolombia kepada Trump:

    Presiden Kolombia kepada Trump: "Kami Berada di Luar Kendali Amerika"

    Okt 21, 2025 10:16

    Pars Todah - Menanggapi kritik dan ancaman dari mitranya dari Amerika Serikat, Presiden Kolombia menyatakan, "Seperti yang dikatakan Trump, kami kehilangan kendali. Itu benar. Trump tidak mengendalikan Kolombia."

  • Pengiriman Garda Nasional ke Chicago; Apakah AS Memasuki Krisis Keamanan Baru?

    Pengiriman Garda Nasional ke Chicago; Apakah AS Memasuki Krisis Keamanan Baru?

    Okt 05, 2025 13:58

    Pars Today – Pengiriman pasukan Garda Nasional ke Chicago merupakan langkah kontroversial terbaru Presiden Donald Trump dalam rangka menjalankan kebijakan ketat imigrasinya, telah menuai gelombang reaksi di seluruh negara ini.

  • Ketegangan di kota-kota Amerika; Imigran Jadi Korban Kebijakan Ketat Trump

    Ketegangan di kota-kota Amerika; Imigran Jadi Korban Kebijakan Ketat Trump

    Sep 27, 2025 17:58

    Pars Today – Perilaku kekerasan petugas Kantor Imigrasi Amerika selama operasi deportasi telah memicu gelombang protes dan ketegangan di kota-kota seperti New York, Chicago, dan Boston.

  • Mendagri Iran: Lebih dari 70 Persen Warga Afghanistan Pulang Sukarela ke Negaranya

    Mendagri Iran: Lebih dari 70 Persen Warga Afghanistan Pulang Sukarela ke Negaranya

    Aug 18, 2025 16:18

    Pars Today – Menteri Dalam Negeri Iran mengabarkan kembalinya lebih dari 70 persen warga Afghanistan dari Iran, ke negaranya secara sukarela.

  • Dari Tiga Perlima Umat Manusia Menjadi Nol: Pengulangan Perbudakan di AS

    Dari Tiga Perlima Umat Manusia Menjadi Nol: Pengulangan Perbudakan di AS

    Aug 10, 2025 10:43

    Pars Today - Seorang analis Amerika memperingatkan tentang konsekuensi pengecualian imigran ilegal dari statistik AS.

  • Perintah Kontroversial Trump: Menghapus Imigran Ilegal dari Sensus Baru AS

    Perintah Kontroversial Trump: Menghapus Imigran Ilegal dari Sensus Baru AS

    Aug 09, 2025 15:11

    Pars Today – Presiden Amerika Serikat menuntut penyelenggaraan sensus baru untuk menghapus imigran ilegal dan tidak memiliki dokumen dari sensus negara ini.

  • Data Resmi Membantah Klaim Trump: Mayoritas Tahanan Imigran Tak Punya Catatan Kriminal

    Data Resmi Membantah Klaim Trump: Mayoritas Tahanan Imigran Tak Punya Catatan Kriminal

    Jul 15, 2025 11:23

    Pars Today - berbagai laporan menunjukkan bahwa klaim Presiden AS tentang deportasi "imigran paling berbahaya" tidak sesuai dengan realitas statistik pemerintah, karena mayoritas dari mereka yang ditahan tidak memiliki catatan kriminal.

  • Trump Sebut Demonstran Binatang; Anggota Kongres Sebut Trump Menganggap Diri Raja

    Trump Sebut Demonstran Binatang; Anggota Kongres Sebut Trump Menganggap Diri Raja

    Jun 11, 2025 17:42

    Pars Today – Demonstrasi-demonstrasi menentang kebijakan imigrasi yang diterapkan Presiden Amerika Serikat, setelah pecah di Los Angeles, kini menyebar ke kota-kota lain.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Shekarchi: Negara Kawasan Harus Keluar dari Payung Keamanan AS

    Shekarchi: Negara Kawasan Harus Keluar dari Payung Keamanan AS

    6 hours ago
  • Ansarullah Yaman: Kami Akan Targetkan Semua Kepentingan Amerika Serikat di Kawasan

  • Sanders: Trump Presiden Paling Berbahaya dalam Sejarah AS

  • Baghaei: Hormuz Tak Akan Aman Selama Agresi AS Berlanjut

  • Kekuatan Rudal dan Drone Iran Terus Berlanjut; Strategi Militer AS Gagal

Pilihan Editor
  • Yahya Saree: Arab Saudi Menyerang Yaman 119 Kali dalam 24 Jam Terakhir

    Yahya Saree: Arab Saudi Menyerang Yaman 119 Kali dalam 24 Jam Terakhir

    1 hour ago
  • Lembaga HAM di Sanaa Menuntut Investigasi Internasional atas Kejahatan terhadap Yaman

    Lembaga HAM di Sanaa Menuntut Investigasi Internasional atas Kejahatan terhadap Yaman

    1 hour ago
  • Erdogan Ajukan Pakta Makkah ke Parlemen

    Erdogan Ajukan Pakta Makkah ke Parlemen

    1 hour ago
Terpopuler
  • Ini Bukti Prestasi Baru Insinyur Industri Petrokimia Iran

  • Iran Ekspor 5,14 Juta Ton Produk Minyak dari Shahid Rajaee; Aliran Ekspor Tetap Berjalan di Tengah Sanksi

  • Baghaei: Eropa Terlibat Menyerang Keadilan terkait Sanksi ICC

  • Hamad bin Jassim: Kami Ingin Hubungan Jelas dengan Iran, Tapi Klaim Iran Adalah 'Musuh Utama'

  • Suku Yaman Nyatakan Kesiapan Melawan Saudi

  • Rezaei: Kami Menganggap Respons AS terhadap Syarat-Syarat Iran Tidak Memadai

  • Jerman Tolak Desakan AS Copot Zelensky

  • Yaman: Kami Kuasai Penuh Selat Bab al-Mandab

  • Mengapa Yaman Memperluas Bank Targetnya di Saudi?

  • Menlu Iran dalam Telepon dengan Saudi: Hentikan Pendekatan Militer; Iran Siap Bantu Dialog Saudi-Yaman

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss