Netanyahu Murka dengan Komentar Anggota Knesset
Para pejabat rezim Zionis Israel murka setelah seorang anggota Knesset keturunan Arab mengkritik habis-habisan kinerja militer rezim itu terhadap rakyat Palestina.
Hanin Zoabi membuat kegemparan di Knesset, Rabu (29/6/2016) setelah ia menyebut pasukan komando Israel yang menyerang kapal Mavi Marmara di perairan Gaza sebagai pembunuh, dan menuntut mereka meminta maaf. Demikian dikutip situs Palestine al-Yawm.
Komentarnya di pleno Knesset menyebabkan kemarahan anggota parlemen lainnya, dan berusaha mendekati podium untuk menghentikan Zoabi.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengancam akan mengusir Zoabi dari Knesset.
"Hanin Zoabi telah melanggar semua garis merah dan tidak ada tempat baginya di Knesset," tegasnya.
Netanyahu telah berbicara dengan Jaksa Agung Avichai Mandelblit mengenai kemungkinan pengusiran Zoabi dari Knesset.
Sementara itu, Menteri Peperangan Israel Avigdor Liberman juga mengancam Zoabi dan mengatakan, militer Israel akan melawan para perusuh di mana saja dan juga melawan wanita ini (Zoabi) yang bergabung di laut untuk mematahkan blokade Jalur Gaza. (RM)