Hizbullah: Netanyahu Akhirnya Terima Kesepakatan Demarkasi Laut
-
Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon Syeikh Naim Qassem
Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon menanggapi perubahan sikap Perdana Menteri Rezim Zionis terkait kesepakatan demarkasi maritim. Menurutnya, pernyataan PM Rezim Zionis sebelumnya hanya "cacian palsu".
Dikutip situs El Nashra, Sabtu (17/12/2022) Syeikh Naim Qassem mengatakan, "Israel perampok, terkucil hanya karena kekalahan-kekalahannya, dan kita menyaksikan hari ini Israel memperhitungkan dengan baik kubu perlawanan setelah kalah di berbagai arena pertempuran."
Sehubungan dengan pernyataan terbaru PM Rezim Zionis Benjamin Netanyahu terkait kesepakatan demarkasi maritim Lebanon dan Rezim Zionis, Naim Qassem menuturkan, "Netanyahu, pemimpin orang-orang ekstrem itu akhirnya menerima kesepakatan demarkasi maritim dengan Lebanon, setelah mengeluarkan 'cacian palsu'. Orang lain harus belajar darinya."
Netanyahu baru-baru ini mengaku tidak akan mengingkari kesepakatan demarkasi maritim dengan Lebanon, yang dimediasi Amerika Serikat, dan sudah ditandatangani.
PM Rezim Zionis mengaku tidak akan mengingkari kesepakatan demarkasi maritim dengan Lebanon, padahal sebelumnya ia berjanji akan membatalkannya, dan menyebut kesepakatan tersebut sebagai sikap menyerah Israel kepada Hizbullah. (HS)