Peringatan Kesyahidan Komandan Perlawanan Digelar di Bandara Baghdad
Organisasi Mobilisasi Rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi mengadakan konferensi untuk memperingati tiga tahun kesyahidan komandan Abu Mahdi Al-Muhandis dan Haji Qassem Soleimani, dengan kehadiran publik dan pejabat pemerintah yang besar di Bandara Internasional Baghdad.
Letnan Jenderal Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Qods Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersama Abu Mahdi Al-Muhandis, Wakil Komandan Al-Hashd al-Shaabi dan delapan orang lainnya gugur pada 3 Januari 2020 dalam serangan udara agresor Amerika di dekat bandara Baghdad. Padahal Letjen Soleimani ketika itu diundang sebagai tamu kenegaraan perdana menteri Irak.
Abdul Hadi Al-Daraji, Juru Bicara Al Hashd Al Shaabi mengatakan,"Kejahatan membunuh para komandan syahid adalah kejahatan yang buruk, dan pertemuan ini diadakan untuk memperingati peristiwa tersebut,".
"Kasus ini harus mendapatkan perhatian global melalui hakim, pengacara dan ahli internasional, karena kejahatan ini dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan Irak," ujar Jubir Al Hashd Al Shaabi.
Moayed Al-Saadi, anggota tim media Al Hashd Al Shaabi juga mengatakan, "Kami mengulangi tuntutan untuk menghukum semua pelaku kejahatan ini. Tuntutan utama kami adalah pengusiran total semua pasukan asing, termasuk pasukan Amerika, dari wilayah Irak,".
Tuntutan implementasi resolusi parlemen Irak untuk mengusir pasukan Amerika dari negaranya adalah slogan paling penting yang diulangi oleh para peserta dalam upacara peringatan para komandan yang syahid sebagai bagian dari pengabdian mereka dalam perang melawan terorisme.(PH)