Mufti Oman Serukan Umat Islam Bersatu Hadapi Kabinet Ekstremis Zionis
Mufti Oman menyerukan supaya umat Islam untuk bersatu menghadapi kabinet ekstremis rezim Zionis.
Masjid Al-Aqsa baru-baru ini menjadi sasaran serangan rezim Zionis yang memasuki masjid ini secara massal dengan dukungan tentara Israel.
Dengan mengintensifkan serangan mereka terhadap Masjid Al-Aqsa, Israel berusaha memberikan dasar pembagian ruang dan waktu masjid ini.
Itamar Ben Gvir, Menteri Keamanan Nasional Rezim Zionis mengancam kembali menyerbu Masjid Al-Aqsa.
Situs Al-Khaleej Online melaporkan, Mufti Oman Ahmed Bin Hamad Al-Khalili di akun Twitternya hari Sabtu (14/1/2023) menyinggung agresi rezim Zionis terhadap Masjid Al-Aqsa, dan menyerukan persatuan umat Islam untuk menghadapi kabinet ekstrim Israel.
"Pendekatan kabinet Zionis sayap kanan untuk menduduki Masjid Al-Aqsa berarti pernyataan perang, dan bangsa-bangsa Muslim harus bersatu untuk menghadapi kabinet ini sampai pembebasan Masjid Al-Aqsa dan tanah Palestina yang diduduki rezim Zionis," kata Mufti Oman.
"|ni merupakan kewajiban agama di pundak ummt Islam yang harus dipenuhi secara tuntas," tegasnya.
Gelombang penyerbuan terbaru rezim Zionis ke Masjid Al-Aqsa berlangsung di saat lembaga internasional dan hak asasi manusia tidak mengambil tindakan signifikan terhadap Israel.(PH)