Irak: Terkait Perang di Ukraina, Kami Tak Berpihak
Jan 15, 2023 17:08 Asia/Jakarta
-
Penasihat Keamanan Nasional Irak, Qasim Al Araji
Penasihat Keamanan Nasional Irak menegaskan bahwa Baghdad menghormati kedaulatan semua negara. Menurutnya, kebijakan pemerintah Irak, terkait krisis di Ukraina, netral dan tidak berpihak.
Dikutip kantor berita Irak, INA, Sabtu (14/1/2023), Qasim Al Araji, dalam pertemuan dengan Kuasa Usaha Ukraina di Baghdad, Alexander Borvzhnikov menjelaskan sikap negaranya terkait krisis yang tengah terjadi di Ukraina.
Dalam pertemuan ini, Qasim Al Araji dan Alexander Borvzhnikov, juga membicarakan perkembangan politik, dan situasi keamanan kawasan serta dunia.
Terkait perang di Ukraina, kedua pihak menekankan pentingnya upaya mengedepankan logika dialog dalam penyelesaian masalah-masalah internasional.
Qasim Al Araji menegaskan, "Perdana Menteri Irak, menerapkan kebijakan menghormati kedaulatan seluruh negara, dan ini adalah kebijakan koheren Irak."
"Sikap yang diambil pemerintah Irak, terkait segala bentuk konflik adalah tidak berpihak dan netral," imbuh Qasim Al Araji.
Menurutnya, duduk di meja perundingan sebelum perang lebih baik daripada berunding setelah perang, pasalnya dengan cara ini pemerintah dan rakyat setiap negara akan terhindar dari setiap musibah. (HS)
Tags