Hizbullah: Serang Lebanon, Nasib Israel akan Lebih Buruk
Anggota Dewan Pusat Hizbullah, Lebanon mengatakan, jika berani menyerang Lebanon, nasib rezim Zionis Israel akan lebih buruk dari kekalahannya di tahun 2006.
Situs berita Al Ahed, Lebanon (13/2) melaporkan, Syeikh Hassan Baghdadi, anggota Dewan Pusat Hizbullah, Sabtu (13/2) menegaskan balasan mematikan atas setiap kemunngkinan serangan Israel ke Lebanon.
Ia menerangkan, ancaman-ancaman Israel terhadap Lebanon pasti digagalkan oleh kolaborasi segitiga, militer, rakyat dan Hizbullah.
Syeikh Hassan Baghdadi juga menyinggung urgensi kekalahan Israel di tahun 2006 (perang 33 hari) bagi Lebanon.
Menurutnya, segitiga, militer, rakyat dan Hizbullah melindungi Lebanon dari serangan Israel dan teroris Takfiri dukungan Amerika Serikat dan beberapa negara kawasan.
Sebelumnya, Ronen Bergman, jurnalis investigatif Israel dalam wawancara dengan Kanal 2 TV Israel mengungkap kemarahan Tel Aviv atas peningkatan kemampuan Hizbullah.
Bergman menuturkan, Hizbullah, Lebanon dengan kemenangannya di perang 33 hari tahun 2006, untuk selamanya telah membuktikan kelemahan Israel.
Perang 33 Israel dan Lebanon di tahun 2006 yang jangkauannya mencapai Utara wilayah pendudukan, dihentikan oleh resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB pada 14 Agustus 2006. (HS)