Ini Reaksi Hizbullah Lebanon terhadap Perkembangan Terkini di Tepi Barat
Sayid Hashem Safieddine, Kepala Dewan eksekutif Hizbullah Lebanon menanggapi peristiwa baru-baru ini di Tepi Barat, kota Jenin, dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, dengan menekankan bahwa peristiwa ini menunjukkan perjuangan gerakan perlawanan Palestina dalam menghadapi rezim Zionis.
Rezim Zionis sebelumnya hanya terlibat pertempuran dengan Palestina di selatan wilayah pendudukan dan di wilayah Gaza, tetapi sekarang meluas di Tepi Barat di timur Palestina yang menimbulkan ketakutan Israel.
Sayid Hashem Safieddine, Kepala Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon hari Rabu (21/6/2023) mengatakan, "Intifadah yang terjadi di Dataran Tinggi Golan Suriah harus diperhatikan oleh semua orang Arab, Muslim dan pejuang perlawanan,".
Dia juga menekankan tentang perkembangan terakhir di Tepi Barat dan meningkatnya operasi anti-Zionis Palestina sebagai tanggapan atas kejahatan rezim Zionis.
"Semua operasi heroik dan intifada yang terjadi di Tepi Barat sangat penting dan akan membuka banyak pintu kemenangan," ujar Sayid Safieddine.
"Apa yang dimulai di Tepi Barat tidak akan berhenti, dan apa yang kita saksikan di Golan tidak akan menjadi satu langkah, tetapi akan mengambil langkah selanjutnya sampai Israel melihat dirinya dikalahkan dan dipermalukan," tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah operasi pasukan perlawanan di kamp Jenin, pos pemeriksaan Al Jalmeh dan Dotan yang menyebabkan tujuh tentara Zionis terluka dan tujuh kendaraan lapis baja mereka rusak akibat ledakan bom.(PH)