Pasukan Suriah Bombardir Gudang Senjata Teroris di Idlib
Kementerian Pertahanan Suriah mengumumkan aksi pemboman terhadap pangkalan, serta gudang senjata dan amunisi kelompok teroris di provinsi Idlib.
Menurut kantor berita resmi Suriah (SANA); Kementerian Pertahanan Suriah dalam sebuah pernyataan hari Minggu (25/6/2023) mengatakan bahwa operasi penumpasan teroris dilancarkan sebagai tanggapan atas aksi beberapa hari terakhir kelompok teroris yang menyerang wilayah provinsi Hama dan Latakia, yang menyebabkan sejumlah warga sipil tewas dan terluka, serta menyebabkan kerusakan parah pada properti dan warga negara.
Dalam operasi ini, tempat persembunyian, pangkalan militer, gudang senjata dan amunisi kelompok teroris di provinsi Idlib dibom dan dihancurkan.
Pasukan Suriah dan Rusia melancarkan serangan gabungan di pinggiran Idlib.
Dalam operasi gabungan tentara Suriah dan Rusia, lebih dari 30 posisi kelompok teroris menjadi sasaran di sumbu Jabal al-Zawiyah di pinggiran Idlib.
Kelompok teroris, yang sebagian besar berafiliasi dengan Jabhat al-Nusra, hadir di daerah de-eskalasi Suriah, termasuk Idlib, di barat laut negara ini.
Menurut perjanjian 2017 antara Iran, Rusia dan Turki sebagai penjamin perdamaian Astana, empat zona aman didirikan di Suriah.
Tiga wilayah berada di bawah kendali tentara Suriah pada tahun 2018. Tetapi wilayah keempat, yang meliputi provinsi Idlib di barat laut Suriah dan daerah serta sebagian provinsi Latakia, Hama dan Aleppo, masih berada di tangan kelompok teroris.(PH)