Hamas: Rezim Zionis Tidak Serius Lakukan Pertukaran Tahanan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i157256-hamas_rezim_zionis_tidak_serius_lakukan_pertukaran_tahanan
Ezzat El Rashq, anggota biro politik Hamas menyatakan bahwa rezim Zionis masih menunda dan menghalangi jalan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza dan pertukaran tahanan. ​
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 15, 2023 09:26 Asia/Jakarta
  • Hamas: Rezim Zionis Tidak Serius Lakukan Pertukaran Tahanan

Ezzat El Rashq, anggota biro politik Hamas menyatakan bahwa rezim Zionis masih menunda dan menghalangi jalan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza dan pertukaran tahanan. ​

Ezzat El Rashq dalam pernyatan hari Selasa (14/11/2023) mengatakan,"Sejauh ini, beberapa rangkaian kesepakatan awal telah dicapai untuk pembebasan sejumlah tahanan dengan imbalan pembebasan perempuan dan anak-anak Palestina dari penjara rezim Zionis, kedatangan bantuan kemanusiaan ke seluruh wilayah di Jalur Gaza tanpa kecuali. Tapi, pihak Israel setiap kali melanggar perjanjian ini di saat-saat terakhir dan mengajukan tuntutan baru,".

"Rezim Zionis bermaksud untuk memisahkan tahanan Israel dari tahanan asing dan tahanan berkewarganegaraan ganda, dan telah membuat perjanjian apa pun hanya bersyarat pada pembebasan tahanannya, dan mereka tidak serius untuk mencapai kesepakatan, dan hanya menunda-nunda dan mengulur waktu untuk melanjutkan kejahatan, yang sebagian besar ditujukan terhadap masyarakat Gaza," kata anggota biro politik Hamas.

"Rezim Zionis sedang mempermainkan keluarga tahanan Israel, tapi mereka mengklaim serius berusaha membebaskan para tahanan mereka. Padahal kenyataannya mereka tidak melakukan upaya apa pun ke arah itu," tegasnya.

Muhammad al-Hindi, Wakil Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina Selasa malam menegaskan bahwa Israel menunda pertukaran tahanan dan terus melakukan pengeboman serta memberlakukan persyaratan baru.

"Tekanan Israel tidak akan pernah mengarah pada pembebasan satu pun tahanan," paparnya.

Sehubungan dengan hal ini, Perdana Menteri Rezim Zionis, Benjamin Netanyahu menghindari jawaban rinci atas pertanyaan tentang waktu pembebasan para tahanan tersebut, dan mengumumkan,"Jika ada hasil konkrit yang perlu diinformasikan, kami akan mengumumkannya,".

Keluarga para tahanan Zionis sebelumnya menuntut pengunduran diri Netanyahu.​(PH)