Haaretz: Jumlah Tentara Israel yang tewas Tiga Kali Lipat Data Resmi
Surat kabar Zionis, Haaretz membantah informasi yang diterbitkan oleh militer Israel tentang jumlah korban di antara tentaranya sejak awal perang di Jalur Gaza dan menilainya sebagai informasi palsu, jumlah sebenarnya mencapai menjadi tiga kali lipat laporan resmi pihak berwenang.
Haaretz dalam laporan hari Minggu (10/12/2023) menilai pengumuman resmi militer Israel bahwa 1.593 tentara terluka sejak awal perang di Gaza sangat bertentangan dengan jumlah korban luka yang diperoleh Haaretz dari rumah sakit.
Surat kabar ini menyebutkan bahwa sebenarnya jumlah korban luka, menurut pengumuman rumah sakit Israel telah meningkat menjadi 4.591 tentara yang dirawat di 9 rumah sakit.
Rumah sakit Barzilai yang berada di Ashkelon menampung 1.949 orang tentara, rumah sakit Soruka di Beersheba menerima sekitar 1.000 orang, dan rumah sakit Sheshiba di Tel Aviv menerima 500 orang termasuk di antara rumah sakit dengan jumlah tentara terbesar yang dirawat akibat perang.
Menurut laporan surat kabar ini, sejak dimulainya perang rezim Zionis melawan rakyat Palestina di Gaza, 10.584 warga Israel terluka, 131 di antaranya meninggal dalam perawatan, dan kondisi 471 di antaranya dilaporkan sangat serius.
Pada tanggal 7Oktober 2023, kelompok perlawanan Palestina melancarkan operasi mendadak yang disebut "Badai Al-Aqsa" dari Gaza terhadap posisi rezim pendudukan Quds. Kemudian, Israel menebus kekelahannya dengan menyerang Gaza dan menargetkan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak. (PH)