Delegasi Yaman Tuntut Solusi Komprehensif dalam Negosiasi Kuwait
Juru bicara Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah mengatakan, delegasi nasional Yaman menuntut pencapaian sebuah solusi komprehensif dalam perundingan di Kuwait, namun pihak yang berseberangan tidak menginginkan kejelasan nasib dari negosiasi ini.
Mohammad Abdussalam mengatakan hal itu dalam wawancara dengan surat kabar al-Jarida, Rabu (27/7/2016) seperti dilansir IRNA.
Ia menambahkan, delegasi Riyadh ingin mencapai seperempat solusi di Kuwait dan sisanya diselesaikan di tempat lain.
Abdussalam yang juga mengepalai delegasi nasional Yaman dalam perundingan damai Kuwait itu menjelaskan, delegasi Riyadh dalam hal ini telah berhasil mendominasi keputusan Utusan Khusus PBB dan mengubah pandangannya.
Perundingan damai di Kuwait berlanjut, namun pada saat yang sama, Arab Saudi dan pasukan bayarannya berulang kali melanggar gencatan senjata dan membombardir penduduk tak berdosa di Yaman.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang memperoleh lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015. Invasi militer ini telah merenggut nyawa sedikitnya 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya.
Serangan itu juga telah memporak-porandakan infrastruktur penting Yaman termasuk rumah sakit, sekolah, bandara, pabrik, pelabuhan dan fasilitas publik lainnya. (RA)