Analis Yaman: Selat Hormuz Tidak Bisa Dibuka Dengan Kekerasan
-
Adnan Abdullah Al-Junaid, penulis dan analis Yaman
Pars Today - Penulis dan analis Yaman mengatakan, “Musuh tidak akan dapat membuka Selat Hormuz dengan kekerasan.”
Menurut laporan Pars Today, Adnan Abdullah Al-Junaid, penulis dan analis Yaman dalam wawancara dengan IRNA menjelaskan, “Apa yang dihadapi musuh sampai saat ini adalah bagian kecil dari kemampuan Poros Perlawanan dan berbagai kemampuan dan kartu truf masih belum masuk medan perang.”
Ia menambahkan, “Musuh yang kalah dalam upaya membebaskan tawanannya di Gaza dan lari dari Bab Al-Mandab dan Laut Merah, bukan hanya tidak mampu membuka Selat Hormuz dengan kekuatan militer dan kekerasan, tetapi dari sisi militer, politik dan ekonomi, mereka akan tenggelam di Teluk Persia.
Al-Junaid mengingatkan, “Perang hari ini bukan perang jalur maritim, tetapi perang tekad dan semuanya ada pada tekad Poros Perlawanan.”
Ia mengatakan, “Usaha untuk menyerang Selat Hormuz tidak lain hanya spekulai bodoh, Firaun zaman ini akan menyaksikan kenyataan, tetapi tidak mau mengambil pelajaran dari peristiwa masa lalu.”(sl)