AS dan Turki Tak Lagi Desak Assad Mundur, Israel Cemas
-
Menlu AS dan Rusia
Media-media rezim Zionis Israel menyebut kesepakatan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dan Rusia terkait gencatan senjata di Suriah, sebagai kemenangan bagi Moskow.
Stasiun televisi Al Mayadeen, Lebanon (11/9) melaporkan, media-media Israel menyinggung sikap melunak Amerika dan Turki yang tidak lagi mendesak mundurnya Bashar Al Assad, Presiden Suriah dari jabatannya.
Pada saat yang sama, media-media Israel mencemaskan kesepakatan yang dicapai Sergei Lavrov, Menlu Rusia dan John Kerry, sejawatnya dari Amerika terkait krisis Suriah dan menyebutnya sebagai kemenangan penting bagi Moskow.
Media-media Israel menegaskan, Israel mencemaskan kesepakatan ini dan tidak menyambutnya, karena Tel Aviv menentang Assad tetap memimpin Suriah.
Dengan disetujuinya kesepakatan gencatan senjata yang dicapai dengan mediasi Amerika dan Rusia, oleh pemerintah Suriah, pertempuran di kota Aleppo, Utara negara itu akan dihentikan dengan alasan kemanusiaan.
Kesepakatan ini mulai diberlakukan sejak Senin dini hari.
Menlu Rusia dan Amerika sebelumnya mengabarkan kesepakatan gencatan senjata di Suriah dan Moskow mengumumkan, pemerintah Suriah sudah mengetahui kesepakatan ini dan siap melaksanakannya. (HS)