Irak Rugi 35 Miliar Dolar Akibat Pendudukan Daesh
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, mengatakan kelompok teroris Daesh dengan menduduki sejumlah daerah telah menciptakan kerugian 35 miliar dolar bagi Irak.
Seperti dilaporkan Sputniknews, Abadi dalam sebuah pernyataan di Baghdad, Sabtu (1/10/2016), menambahkan bahwa serangan Daesh menyisakan banyak dampak negatif di berbagai daerah Irak, terutama di ladang minyak di wilayah utara.
"Sejumlah besar senjata dan perlengkapan militer Irak juga hilang dalam serangan tersebut," ujarnya.
Abadi lebih lanjut menyoroti harga minyak di pasar dunia dan menuturkan bahwa tren penurunan harga minyak Irak akan berlanjut sampai tahun 2020 dan pemerintah Baghdad harus melanjutkan program penghematan.
Daesh dalam beberapa bulan pertama menduduki Irak Utara, mampu menguasai sejumlah wilayah termasuk kota Mosul dan Tikrit. Mereka juga merebut ladang minyak di Irak Utara.
Namun dalam beberapa bulan terakhir, militer Irak dan pasukan relawan berhasil merebut kembali sejumlah daerah dari tangan teroris Daesh termasuk Ramadi dan Tikrit. (RM)