Jaafari: Militer Irak Menjaga Standar HAM dalam Pembebasan Mosul
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i23545-jaafari_militer_irak_menjaga_standar_ham_dalam_pembebasan_mosul
Menteri Luar Negeri Irak menekankan perlindungan terhadap ketentuan, norma dan standar Hak Asasi Manusia oleh militer negara ini dalam operasi pembebasan kota Mosul dari pendudukan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS).
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Okt 19, 2016 13:36 Asia/Jakarta
  • Jaafari: Militer Irak Menjaga Standar HAM dalam Pembebasan Mosul

Menteri Luar Negeri Irak menekankan perlindungan terhadap ketentuan, norma dan standar Hak Asasi Manusia oleh militer negara ini dalam operasi pembebasan kota Mosul dari pendudukan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS).

Ibrahim al-Jaafari menegaskan penjagaan norma-norma HAM dalam operasi pembebasan kota Mosul dalam jumpa pers bersama dengan Federica Mogherini, Kepala Kebijkan Luar Negeri Uni Eropa di Brussels, Selasa (18/10/2016).

 

"Irak dalam perang ini tidak hanya membela dirinya, namun perang Irak melawan teroris Daesh merupakan pembelaan terhadap seluruh dunia peradaban saat ini," kata al-Jaafari seperti dilansir situs berita al-Masalah.

 

Ia menambahkan, pembebasan kota Mosul dari sisi keamanan merupakan sebuah titik balik. Oleh sebab itu, pasukan Irak mengharuskan dirinya untuk melindungi HAM dan pemerintah Irak memerlukan dukungan internasional dalam operasi ini.

 

Menlu Irak lebih lanjut menyinggung upaya negaranya untuk memberantas korupsi dan melaksanakan reformasi.

 

"Irak bertekad untuk memberantas korupsi dan Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak mendukung reformasi," pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa mengatakan, pembebasan kota Mosul di Irak merupakan langkah penting dalam perang melawan Daesh dan Uni Eropa mendukung upaya Irak dan rakyat negara ini terkait upaya tersebut.

 

Dalam pertemuan antara Menlu Irak dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa telah dibahas hubungan Irak dengan negara-negara tetangga, ketegangan antara Irak dan Turki serta operasi pembebasan kota Mosul dari pendudukan Daesh. (RA)