Inspektur Jenderal Israel Ungkap Kegagalan Agresi Militer ke Gaza
Inspektur Jenderal rezim Zionis Israel dalam draf laporan akhirnya menyebutkan bahwa Perdana Menteri dan mantan Menteri Peperangan rezim ini bertanggung jawab atas kegagalan Israel dalam agresi militer 50 hari ke Jalur Gaza.
Joseph Shapira pada Jumat (18/11/2016) menyerahkan draf laporan akhirnya tentang kegagalan Israel dalam perang 50 hari di Gaza pada tahun 2014.
Menurut Pusat Informasi Palestina mengutip surat kabar Zionis, Yedioth Ahronoth, Shapira mengatakan, kinerja lemah Benyamin Netanyahu dan Moshe Ya'alon serta ketidakmampuan badan-badan keamanan Israel dalam menghadapi pasukan Muqawama Palestina telah menyebabkan kegagalan perang 50 hari di Gaza.
Laporan setebal 550 halaman yang disusun Shapira dalam empat bagian itu sepenuhnya rahasia dan telah diserahkan kepada PM Israel, para komandan militer dan para pejabat Tel Aviv lainnya.
Disebutkan bahwa PM rezim Zionis, para komandan dan para pejabat Israel lainnya yang menerima laporan tersebut memiliki kesempatan hingga dua pekan untuk memberikan pendapat dan protes terhadap laporan ini.
Diperkirakan bahwa laporan tentang kegagalan Israel dalam agresi 50 hari ke Gaza akan dipublikasikan pada bulan Desember mendatang.
Sebelumnya, Inspektur Jenderal rezim Zionis dalam laporannya telah mengakui ketidakmampuan badan-badan keamanan Israel dalam perang 50 hari di Gaza dan ia mengkritik kinerja militer, departemen peperangan dan para pejabat politik.
Dampak kegagalan agresi militer Israel ke Gaza pada tahun 2014 meluas hingga ke dimensi sosial, ekonomi dan militer, bahkan memperburuk krisis politik dalam kabinet rezim Zionis dan menyebabkan beberapa pejabat Israel dipecat. (RA)