Perundingan Rekonsiliasi Nasional Palestina akan Dilanjutkan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i26119-perundingan_rekonsiliasi_nasional_palestina_akan_dilanjutkan
Juru bicara Gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan, selama kunjungan delegasi gerakan ini ke Mesir, kedua belah pihak sepakat untuk mengundang kelompok-kelompok Palestina untuk melanjutkan perundingan Rekonsiliasi Nasional di Kairo dalam waktu dekat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 19, 2016 09:29 Asia/Jakarta
  • Perundingan Rekonsiliasi Nasional Palestina akan Dilanjutkan

Juru bicara Gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan, selama kunjungan delegasi gerakan ini ke Mesir, kedua belah pihak sepakat untuk mengundang kelompok-kelompok Palestina untuk melanjutkan perundingan Rekonsiliasi Nasional di Kairo dalam waktu dekat.

Undangan kepada kelompok-kelompok Palestina untuk berkunjung ke Mesir akan disampaikan pasca penyelenggaraan Kongres Ketujuh Gerakan Fatah di Ramallah pada akhir bulan November.

 

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Daoud Shihab, jubir Jihad Islam Palestina dalam wawancara dengan jaringan televisi al-Mayadeen Lebanon juga menyinggung posisi Gerakan Fatah terhadap perencanaan 10 poin yang diusulkan oleh Ramadan Abdullah Shallah, Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina untuk keluar dari krisis dan situasi tak menentu di Palestina.

 

Shihab mengatakan, Gerakan Fatah menyetujui kelanjutan perundingan dengan perencanaan yang diusulkan Abdullah Shallah tersebut.

 

Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina pada Oktober lalu menawarkan perencanaan politik untuk mengatur kondisi internal Palestina, di mana pembatalan upaya untuk mengakui rezim Zionis Israel, pelaksanaan isi kesepakatan Rekonsiliasi Nasional dan pengadilan terhadap para pejabat Israel di pengadilan internasional merupakan poin-poin paling penting dalam perencanaan tersebut.

 

Sebelumnya, Musa Abu Marzuq, anggota senior Biro Politik Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) mengatakan, menyusul perubahan posisi Mahmoud Abbas Pemimpin Otorita Ramallah dan penegaskan terhadap pemenuhan syarat-syarat otorita ini, maka perundingan rekonsiliasi nasional dihentikan. (RA)