Yaman Akan Rebut Kembali Wilayahnya dari Saudi
-
Saleh Al-Shamad
Kepala Dewan Agung Politik Yaman memperingatkan Arab Saudi dan Amerika Serikat bahwa pasukan Yaman bertekad merebut kembali wilayahkan, selangkah demi selangkah.
Saleh Ali al-Sammad mengemukakan pernyataan itu dalam postingan Facebooknya pada Sabtu (26/11) dan mengatakan, cepat atau lambat, Yaman akan mengalahkan semua orang yang melanggar kedaulatannya dengan dalih apa pun.
Yaman akan mengambil kembali tanahnya dari Al-Saud dan tuannya Amerika, katanya.
Sammad mengacu aliansi kontroversial erat antara Riyadh dan Washington, yang belakangan terlihat murah hati mempersenjatai militan pro mantan presiden Yaman selama pemboman yang tak terkendali di Yaman dan bahkan memberikan dukungan penasihat untuk pengeboman.
AS menyetujui lebih dari 20 miliar USD dalam penjualan senjata untuk kerajaan pada tahun 2015.
Arab Saudi mulai menginvasi Yaman pada bulan Maret tahun yang sama dan telah mempertahankan serangannya sehingga menelan ribuan nyawa warga Yaman untuk mengembalikan mantan presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi, sekutu setia Riyadh ke tampuk kekuasaan. Al-Hadi mengundurkan diri dan melarikan diri ke Saudi modal pada tahun 2014. Ia kembali ke Aden pada November 2015.(MZ)