UNRWA: AS Belum Memutuskan Keberlanjutan Lembaga Ini di Palestina
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i185384-unrwa_as_belum_memutuskan_keberlanjutan_lembaga_ini_di_palestina
ParsToday – Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan tidak ada gambaran jelas mengenai keputusan Amerika Serikat tentang peran masa depan lembaga tersebut di kawasan. Ia memperingatkan bahwa penghapusan UNRWA akan menciptakan kekosongan serupa seperti yang terjadi di Irak pasca-2003.
(last modified 2026-02-14T04:51:15+00:00 )
Feb 14, 2026 11:11 Asia/Jakarta
  • UNRWA
    UNRWA

ParsToday – Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan tidak ada gambaran jelas mengenai keputusan Amerika Serikat tentang peran masa depan lembaga tersebut di kawasan. Ia memperingatkan bahwa penghapusan UNRWA akan menciptakan kekosongan serupa seperti yang terjadi di Irak pasca-2003.

Philippe Lazzarini, Komisaris Jenderal UNRWA, Jumat, 13 Februari 2026, di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, merespons tuduhan pemerintahan Donald Trump yang mengaitkan staf UNRWA dengan Hamas—tuduhan yang dibantah keras lembaga PBB tersebut.

Washington telah membekukan pendanaan untuk UNRWA sejak Januari 2024 setelah Israel menuding badan PBB ini sebagai "sayap Hamas".

Lazzarini menyatakan, "Tidak ada jawaban pasti karena sejatinya kepentingan Amerika Serikat juga mensyaratkan keberhasilan proses ini. Jika Anda menyingkirkan lembaga seperti UNRWA sebelum ada alternatif, Anda menciptakan kekosongan besar."

Ia mengingatkan, "Ingat apa yang terjadi di Irak tahun 2003 ketika seluruh pemerintahan dibubarkan pasca-invasi pimpinan AS. Tidak ada pengganti, dan rakyat ditinggalkan tanpa layanan apa pun."

UNRWA telah puluhan tahun menjadi badan internasional utama yang melayani jutaan pengungsi Palestina—mereka yang terusir atau terpaksa meninggalkan rumahnya dalam perang pasca-pendirian Israel tahun 1948.

Lazzarini, yang akan mengakhiri masa jabatannya akhir Maret mendatang, mengatakan UNRWA tidak memperkirakan pemotongan dana lebih lanjut dalam waktu dekat. Lembaga ini tetap menyediakan layanan kesehatan masyarakat dan pendidikan esensial yang praktis tak diberikan organisasi lain mana pun.

Ia menyeru negara-negara Arab Teluk Persia untuk meningkatkan dukungan terhadap badan PBB tersebut. Israel menuduh UNRWA bias, dan Knesset pada Oktober 2024 mengesahkan undang-undang yang melarang aktivitas UNRWA serta menghalangi kontak pejabat Israel dengan lembaga itu.

Sebelumnya, Inggris bersama sepuluh negara sekutu termasuk Prancis dan Kanada mengeluarkan pernyataan bersama yang mendesak Israel membuka seluruh jalur masuk ke Jalur Gaza serta mengecam penghancuran markas UNRWA di Yerusalem Timur bulan lalu.

Menteri Keamanan Nasional Israel garis keras, Itamar Ben-Gvir, mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan dirinya berdiri di depan kompleks UNRWA saat buldoser mulai merobohkannya.

UNRWA beroperasi di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan sejumlah wilayah Timur Tengah lainnya, memberikan layanan pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, serta tempat tinggal bagi jutaan warga Palestina.(sl)