Diancam Dibunuh Daesh, Puluhan Warga Mosul Mengungsi
Lebih dari 110 keluarga Irak di timur Mosul terpaksa mengungsi setelah diancam dibunuh kelompok teroris Takfiri Daesh atau diledakkan rumahnya.
AFP Ahad (27/11) melaporkan, menurut Razgar Obeid, penanggung jawab kamp pengungsi di Provinsi Arbil, keluarga tersebut mengungsi ke kamp Khazer yang baru dibangun.
Menurut sumber ini, Daesh mengancam akan menyerang warga timur Mosul dengan gas kimia mustard.
Dalam hal ini, militer Irak menyatakan, operasi pembebasan Mosul sampai saat ini berhasil membebaskan 12 wilayah di timur kota ini dari pendudukan Daesh.
Operasi pembebasan Mosul di Provinsi Nineveh dari cengkeraman Daesh dimulai sejak 17 September lalu.
Mosul tercatat sebagai salah satu kota terbesar Irak yang diduduki Daesh sejak Juni 2014. (MF)