Pemerintahan Penyelamat Nasional Yaman Terbentuk
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i26968-pemerintahan_penyelamat_nasional_yaman_terbentuk
Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman menilai terbentuknya pemerintahan penyelamat nasional di negara itu, sebagai prestasi nasional.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Nov 29, 2016 13:05 Asia/Jakarta
  • Mohammad Ali Al Houthi, Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman
    Mohammad Ali Al Houthi, Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman

Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman menilai terbentuknya pemerintahan penyelamat nasional di negara itu, sebagai prestasi nasional.

Stasiun televisi Alalam (29/11) melaporkan, Mohammad Ali Al Houthi, Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman berharap kondisi perekonomian negara itu bisa segera pulih dengan terbentuknya pemerintahan penyelamat nasional, dan militer serta rakyat Yaman memahami dimensi-dimensi perang ekonomi.

Al Houthi menganggap pengorbanan rakyat Yaman dan dukungan mereka atas para pemimpin nasional negara ini, berhasil mengalahkan seluruh konspirasi pihak agresor. Ia menuding negara-negara agresor melancarkan perang ekonomi hebat terhadap Yaman di samping perang fisik.

Dewan Tinggi Politik Yaman, Senin (28/11) dalam sidang luar biasa mereka di Sanaa yang dihadiri oleh Saleh Al Samad, ketua lembaga itu, Qasim Labuza, wakilnya dan Abdulaziz bin Habtoor, Perdana Menteri pemerintahan penyelamat nasional Yaman, menetapkan anggota kabinet baru.

Dewan Tinggi Politik Yaman menegaskan, tugas pemerintahan penyelamat nasional dalam situasi sulit saat ini adalah memperbaiki kondisi dalam negeri dan melawan serangan ekonomi, militer dan politik kubu agresor.

Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, mengumumkan nama-nama 40 anggota kabinet pemerintahan penyelamat nasional negara itu, berdasarkan usulan Ansarullah dan sekutu-sekutunya, juga Partai Kongres dan afiliasinya.

Di kabinet penyelamat nasional Yaman, posisi Menteri Luar Negeri akan dijabat oleh Hisham Sharaf Abdullah, Menteri Dalam Negeri oleh Mohammad Abdullah Al Qosi dan Menteri Pertahanan oleh Mohammed Nasir Al Atefi. (HS)