PBB Tekankan Percepatan Pembentukan Pemerintahan Lebanon
-
Sigrid Kaag
Sigrid Kaag, koordinator khusus PBB di Lebanon seraya menekankan pembentukan cepat pemerintahan di negara ini juga menuntut pemulihan kondisi ekonomi rakyat Lebanon.
Saad Hariri, ketua gerakan al-Mustaqbal ditunjuk Presiden Michel Aoun pada 3 November lalu sebagai perdana menteri dan membentuk pemerintahan baru.
Satu bulan sejak Hariri melakukan lobi dengan berbagai kubu Lebanon, namun pemerintahan baru negara ini sampai kini belum juga terbentuk. Ketua parlemen Lebanon, Nabih Berri memperingatkan keterlambatan pembentukan pemerintah baru.
Kator Berita Akhbar al-Yawm Lebanon Sabtu (3/12) melaporkan, Sigrid Kaag di jumpa pers bersama Mohammad Saleh, ketua kamar dagngan, industri dan pertanian Sidon dan Lebanon selatan mengatakan, perubahan di Lebanon jangan terbatas pada pembentukan pemerintah baru, namun perubahan ini harus juga mencakup kondisi ekonomi dan persiapan pembukaan lapangan pekerjaan.
Kaag mengkonfirmasi kesenjangan sosial di Lebanon dan menjelaskan, kesenjangan di masyarakat Lebanon sangat besar dan sejumlah rakyat negara ini menderita kemiskinan.
Mohammad Saleh di kesempatan ini menjelaskan, pertanian, industri dan usaha kecil merupakan sumber penghasilan warga di wilayah selatan Lebanon.
Saleh menambahkan, wilayah Lebanon selatan dibanding dengan wilayah lain negara ini dengan baik mampu memulihkan kondisi di kawasan ini meski mengalami kondisi sulit serta serangan 50 tahun Israel. Selain itu, tingkat kehidupan warga selatan Lebanon juga semakin baik. (MF)