Assad: Washington Tidak Punya Kartu Truf Jika Aleppo Dibebaskan
-
Bashar Al-Assad
Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, menyatakan kemenangan dalam pertempuran di kota Aleppo akan menjadi "langkah besar" dalam mengakhiri perang di negaranya.
Assad mengatakan bahwa pembebasan penuh Aleppo di barat laut Suriah akan menjadi pukulan telak bagi para pendukung kelompok teroris di kawasan dan global, demikian dilaporkan stasiun televisi Al-Mayadeen mengutip wawancara Assad dengan koran Al-Watan yang akan diterbitkan pada Kamis (8/12).
"Memang benar bahwa Aleppo akan menjadi kemenangan bagi kami, tapi kita harus realistis, itu bukan berarti akhir dari perang di Suriah," kata Assad.
"Tapi itu akan menjadi langkah besar mencapai tujuan ini."
Presiden Suriah menanggapi pertanyaan soal kemungkinan gencatan senjata di Aleppo dan mengatakan, "Tentu saja itu tidak ada."
"Amerika pada khususnya bersikeras menuntut gencatan senjata, karena antek-antek teroris mereka sekarang dalam situasi yang sulit," kata Assad.
Menurut Assad, Washington tidak akan memiliki kartu truf lainnya untuk ditampilkan jika Aleppo dibebaskan.
Assad mengatakan Aleppo adalah "harapan terakhir" teroris dan pendukung mereka, "setelah kegagalan mereka dalam pertempuran Damaskus dan Homs."
Presiden Suriah menegaskan kekalahan teroris 'di Aleppo sepenuhnya akan mengubah jalannya pertempuran di Suriah. "Keputusan untuk membebaskan semua Suriah dan Aleppo merupakan bagian dari upaya itu."
Assad juga menyatakan bahwa Turki telah melakukan yang terbaik untuk melindungi benteng pertahanan militan di Aleppo, namun gagal.
Pemerintah Suriah telah mencatat kemajuan besar di medan pertempuran dengan teroris di Aleppo timur, dan laporan terbaru menyebutkan militer dan sekutunya telah berhasil merebut kembali dua-pertiga wilayah Aleppo.(MZ)