Naim Qassem: Pembebasan Aleppo Cegah Suriah Jadi Sekutu Israel
-
Syeikh Naim Qassem
Wakil Sekjen Hizbullah, Lebanon mengatakan, pembebasan kota Aleppo adalah kemenangan program pemerintah Suriah dan poros perlawanan dalam menghadapi perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel beserta sekutu-sekutu regionalnya, dan menggagalkan konspirasi merubah Suriah yang resisten menjadi sekutu Israel.
IRNA (26/12) melaporkan, Syeikh Naim Qassem, Wakil Sekjen Hizbullah, Senin (26/12) menuturkan, pembebasan Aleppo menyebabkan penyelesaian politik krisis Suriah semakin terbuka dan membuat para pendukung solusi militer putus asa.
Ia menambahkan, kemenangan ini membuktikan bahwa keberadaan Bashar Al Assad, Presiden Suriah dalam setiap solusi krisis Suriah di masa depan adalah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri.
Wakil Sekjen Hizbullah menjelaskan, Israel saat ini tidak punya kemampuan untuk memulai perang baru melawan Suriah atau Lebanon, pasalnya pertahanan internal rezim itu tidak mampu menahan perang sulit dan hujan rudal yang bisa menyasar seluruh wilayah Palestina pendudukan.
Terkait perkembangan terbaru Lebanon, Syeikh Naim Qassem menegaskan bahwa Hizbullah dalam sidang parlemen mendatang akan memberikan mosi percaya kepada pemerintahan baru Lebanon.
"Hizbullah berusaha mengatasi masalah-masalah Lebanon sehingga terbuka kemungkinan percepatan pembangunan di negara ini dan seluruh instansi pemerintah berjalan di jalur yang benar," ujarnya.
Susunan kabinet baru Lebanon di bawah pimpinan Saad Hariri, Perdana Menteri negara itu, diumumkan, Minggu malam lalu. Dalam pemerintahan baru Lebanon Kelompok 8 Maret dan Partai Gerakan Patriotik Bebas, FPM (pendukung perlawanan) merebut 17 kursi kabinet dan Kelompok 14 Maret bersama mitra-mitranya meraih 13 kursi. (HS)