Al-Wefaq: Rakyat Bahrain akan Ambil Hak Legalnya dari Al Khalifa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i31306-al_wefaq_rakyat_bahrain_akan_ambil_hak_legalnya_dari_al_khalifa
Wakil Sekretaris Jenderal Komunitas Islam Nasional al-Wefaq Bahrain mengatakan, rakyat Bahrain akan mengambil hak-hal legal mereka dari rezim Al Khalifa
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 19, 2017 08:46 Asia/Jakarta
  • Al-Wefaq: Rakyat Bahrain akan Ambil Hak Legalnya dari Al Khalifa

Wakil Sekretaris Jenderal Komunitas Islam Nasional al-Wefaq Bahrain mengatakan, rakyat Bahrain akan mengambil hak-hal legal mereka dari rezim Al Khalifa

Sheikh Hussein al-Daihi mengatakan hal itu ketika menyinggung tekad rakyat Bahrain untuk tidak ragu mengorbankan apapun demi mencapai hak-hak sahnya.

 

"Rakyat Bahrain akan menindaklanjuti tuntutan-tuntutannya dan semua kejahatan yang dilakukan oleh rezim Al Khalifa di negara ini melalui pembentukan komite penyelidik internasional, "kata Sheikh al-Daihi seperti dikutip Alalam, Rabu (18/1/2017).

 

Ia lebih lanjut menyinggung eksekusi mati terhadap tiga aktivis revolusioner Bahrain oleh rezim Al Khalifa atas tuduhan palsu.

 

"Tiga Syuhada Bahrain ini telah memperjelas kegagalan politik dan keamanan rezim Al Khalifa, "imbuhnya.

 

Wakil Sekjen al-Wefaq menyebut pengadilan rezim Al Khalifa sebagai drama dan menegaskan bahwa PBB juga mengakui kebohongan tentang keadilan dalam pengadilan rezim Al Khalifa.

 

Rezim Al Khalifa pada 15 Januari 2017 mengeksekusi tiga aktivis Bahrain; Abbas al-Samea, Sami Mushaima dan Ali al-Singace, atas tuduhan menyerang petugas polisi di wilayah al-Diah, Manama pada 3 Maret 2014.

 

Sejak 14 Februari 2011, rakyat Bahrain bangkit melawan kediktatoran rezim Al Khalifa. Mereka berunjuk rasa damai untuk menuntut kebebasan, keadilan, penghapusan diskriminasi dan berdirinya pemerintahan pilihan rakyat.

 

Namun, tuntutan damai rakyat Bahrain itu disambut dengan kekerasan oleh rezim Al Khalifa. Dengan bantuan pasukan Arab Saudi, rezim ini menumpas para aktivis dan revolusioner Bahrain. (RA)