Animo Rakyat Yaman Hadapi Agresor
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i32029-animo_rakyat_yaman_hadapi_agresor
Sekjen Gerakan Ansarullah Yaman mengapresiasi perjuangan rakyat negara ini dalam menghadapi agresi Arab Saudi dan kroni regional dan Baratnya. Sekjen Ansarullah Yaman juga menyeru kebangkitan seluruh rakyat Yaman menghadapi para agresor.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 30, 2017 13:20 Asia/Jakarta
  • Abdul Malik Al-Houthi
    Abdul Malik Al-Houthi

Sekjen Gerakan Ansarullah Yaman mengapresiasi perjuangan rakyat negara ini dalam menghadapi agresi Arab Saudi dan kroni regional dan Baratnya. Sekjen Ansarullah Yaman juga menyeru kebangkitan seluruh rakyat Yaman menghadapi para agresor.

Abdul Malik Badruddin Al-Houthi, Sekjen Ansarullah Yaman pada Sabtu lalu dalam sebuah pesan kepada masyarakat negara ini, menyinggung agresi Arab Saudi dan para pendukungnya di Barat dan di kawasan, menyeru warga Yaman untuk meningkatkan kebangkitan melawan agresi serta bergabung dalam barisan pejuang hingga mencapai kemenangan akhir.

 

Abdul Malik Al-Houthi menyinggung kegagalan klaim para agresor dalam memulai serangan ke Yaman untuk menumpas kelompok-kelompok perjuangan rakyat dan revolusioner hanya dalam dua pekan. Dikatakannya, "Perjuangan dan perlawanan rakyat Yaman bukan hanya menggagalkan para agresor mencapai tujuan mereka, jga sekaligus memperkokoh semangat persatuan kelompok-kelompok Yaman.

 

Arab Saudi sejak 26 Maret 2015 memulai perang terhadap Yaman dan diharapkan perang ini dengan cepat akan mengakhiri usia Ansarullah, serta membuka jalan bagi kembalinya mantan presiden mengundurkan diri, Abd Rabbuh Mansur Hadi, ke kekuasaan. Namun perang itu tidak berakhir dengan cepat dan bahkan sekarang telah memasuki bulan ke-23.

 

Faktor utamanya adalah karena pemerintah Arab Saudi telah meremehkan kekuatan pasukan Ansarullah dan juga kapasitas politiknya di dalam negeri. Pasukan Ansarullah sebagai simbol pergerakan perjuangan rakyat Yaman selama 23 bulan telah berhasil mendaratkan pukulan hebat kepada pasukan agresor Arab Saudi, bahkan di dalam wialyah Arab Saudi, atau ke pihak antek-antek Saudi di dalam negeri Yaman.  

 

Perang Arab Saudi terhadap Yaman memang merupakan perang tidak berimbang karena ketimpangan peralatan militer dan kemampuan finansial yang dimiliki Arab Saudi. Namun terbukti bahwa perlengkapan senjata tidak pernah mengalahkan keunggulan iman dan masalah ini telah dibuktikan pasukan Ansarullah. Poin tersebut yang pada akhirnya mampu mengimbangi kemampuan senjata dan dana Arab Saudi di medan pertempuran.

 

Sementara itu, berbagai laporan menunjukkan berlanjutnya kehadiran masyarakat Yaman di kancah politik dan medan pertempuran melawan agresor. Perubahan besar-besar sedang terjadi di Yaman baik dari sisi politik dan medan pertempuran. Ini semua mengindikasikan animo besar rakyat Yaman untuk mencapai tujuan utama revolusi mereka.(MZ)