Suriah Desak PBB Cegah AS Serang Bendungan Furat dan Tashrin
Pemerintah Suriah meminta Sekjen PBB untuk mencegah Amerika Serikat menyerang bendungan Furat di Raqqa dan bendungan Tashrin di Aleppo, Utara negara itu.
IRIB (17/3) melaporkan, Munzir Munzir, Deputi Utusan tetap Suriah di PBB dalam suratnya yang dilayangkan hari Kamis (16/3) meminta Antonio Guterres, Sekjen PBB dan anggota Dewan Keamanan untuk mencegah serangan ke bendungan Furat dan Tashrin serta wilayah-wilayah di sekitarnya, untuk menghindari terciptanya sebuah bencana segera.
Deputi Utusan tetap Suriah di PBB mengatakan, hancur totalnya bendungan Furat dan Tashrin karena menjadi target serangan udara, akan menyebabkan banjir di kota-kota besar maupun kecil juga desa-desa dan mengancam ratusan ribu nyawa warga wilayah tersebut.
Munzir Munzir menjelaskan, warga di wilayah sekitar sungai Furat di Irak juga mungkin saja terkena dampak bencana ini.
Rakyat Suriah selain menjadi korban serangan kelompok-kelompok teroris, juga korban langkah dan kebijakan koalisi internasional anti-Daesh pimpinan Amerika.
Koalisi internasional yang bertindak secara sepihak dalam krisis Suriah itu, dibentuk pada Agustus 2014 lalu dengan dalih memberantas terorisme. (HS)