Hamas Marah dengan Ancaman Abbas di Washington
-
Donald Trump dan Mahmoud Abbas
Juru bicara Hamas, Fauzi Barhoum mengatakan, ancaman yang dilontarkan oleh Pemimpin Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas dalam pertemuannya dengan para diplomat Arab di Washington adalah indikasi dari niat buruknya terhadap Hamas.
Kantor berita ISNA melaporkan, Barhoum dalam sebuah statemen pada hari Jumat (5/5/2017) menuturkan, komentar Abbas di Washington merupakan tanda-tanda sadisme yang melekat pada dirinya untuk menyingkirkan perlawanan Palestina.
Dia menegaskan kesiapan Hamas untuk bertarung dalam pemilihan nasional dengan syarat harus dilaksanakan secara adil, demokratis dan transparan.
Dalam pertemuan dengan para diplomat Arab di Washington, Abbas mengancam akan mengambil langkah-langkah "yang menyakitkan" terhadap Hamas, yang dianggapnya telah menghambat rekonsiliasi nasional Palestina.
"Rekonsiliasi tidak mungkin lagi dilakukan. Jika Hamas tidak mundur pada apa yang dilakukannya, saya akan kembali melakukan semua yang telah saya kerjakan di Gaza," tegasnya.
Abbas sedang berusaha untuk menghidupkan kembali perundingan kompromi dengan rezim Zionis Israel. Selama kunjungan ke Washington, ia berupaya menyamakan sikapnya dengan Presiden AS Donald Trump. (RM)