Pembebasan Tahanan Palestina Jadi Prioritas Hamas
-
Ismail Haniyeh
Ketua baru Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh mengatakan, Hamas akan memprioritaskan masalah penanganan para tahanan yang mogok makan di penjara-penjara Israel.
Seperti dikutip Maannews, Haniyeh pada hari Senin (8/5/2017) menghadiri aksi solidaritas untuk tahanan Palestina di kota Gaza. Pada kesempatan itu, ia mengatakan, Hamas berkomitmen untuk meningkatkan upaya bagi pembebasan para tahanan, yang sudah mogok makan lebih dari 20 hari.
Hamas, lanjutnya, pada level politik dan dunia internasional akan mengambil langkah-langkah untuk membebaskan dan menyelamatkan tahanan Palestina di penjara rezim Zionis.
"Pembebasan mereka adalah kewajiban nasional dan kemuliaan mereka adalah kemuliaan bangsa Palestina. Bangsa Palestina tidak akan menerima kemuliaan ini dilecehkan," tegas Haniyeh.
Para tahanan Palestina telah melakukan mogok makan sejak 17 April untuk memprotes kebijakan dan tindakan rasis Israel.
Saat ini lebih dari 7.000 warga Palestina dikurung di penjara-penjara Israel dengan kondisi yang mengenaskan. Militer Israel juga terus menangkap warga Palestina di berbagai daerah. (RM)