Helikopter Israel Gempur Posisi Militer Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i40312-helikopter_israel_gempur_posisi_militer_suriah
Helikopter rezim Zionis Israel menyerang posisi militer Suriah di Provinsi Quneitra dan menyebabkan beberapa tentara negara ini tewas dan terluka.
(last modified 2026-02-07T17:00:51+00:00 )
Jul 01, 2017 04:51 Asia/Jakarta
  • Suriah.
    Suriah.

Helikopter rezim Zionis Israel menyerang posisi militer Suriah di Provinsi Quneitra dan menyebabkan beberapa tentara negara ini tewas dan terluka.

Menurut laporan IRNA, sumber-sumber di medan tempur Suriah pada Jumat (30/6/2017) mengatakan, helikopter militer Israel menyerang dua markas militer Suriah di sebuah distrik timur dan sekitar kota al-Ba’ath di Provinsi Quneitra.

Serangan tersebut menarget pelontar mortir militer Suriah dan menyebabkan beberapa pasukan negara Arab ini tewas dan terluka.

Agresi itu dilakukan pasca serangan militer Suriah terhadap pertemuan orang-orang bayaran Mossad (Dinas Rahasia Israel) dan para pemimpin kelompok teroris di Quneitra.

Pasca serangan militer Suriah, beberapa mobil ambulance dari perbatasan Palestina pendudukan (Israel) masuk ke wilayah Suriah.

Beberapa hari lalu, militer rezim Zionis juga beberapa kali menyerang posisi militer Suriah di Provinsi Quneitra dengan dalih penembakan mortir dari wilayah negara ini ke daerah yang diduduki Israel.

Kerjasama antara Israel dan kelompok-kelompok teroris Suriah menjadi semakin terbuka pasca pengakuan Gadi Eisenkot, Kepala Staf Militer Israel tentang kerjasama tersebut, terutama kerjasama dengan pemberontak yang berada di Dataran Tingggi Golan Suriah.

Rezim Zionis selalu memberikan dukungan finansial dan senjata kepada kelompok teroris Daesh dan Front al-Nusra di Suriah, bahkan para teroris yang terluka telah dibawa ke rumah sakit Israel untuk memperoleh perawatan. 

Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.

Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya itu telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. (RA)