Kesiapan Perang Hizbullah, Kekhawatiran Terbesar Israel
Salah satu situs berita Lebanon menyebut kekhawatiran terbesar rezim Zionis Israel adalah kesiapan Hizbullah untuk berperang.
Situs berita Lebanon, Al Ahed, Rabu (3/2) melaporkan, kekhawatiran petinggi Israel atas kekuatan militer Hizbullah dan pergerakannya di perbatasan Lebanon, memaksa pejabat Tel Aviv meningkatkan latihan tempur pasukannya dan melakukan kunjungan langsung ke perbatasan Lebanon.
Al Ahed menambahkan, kekhawatiran itulah yang memaksa Benyamin Netanyahu, PM Israel, Selasa (2/2) bersama Moshe Yaalon, Menteri Peperangan dan Gadi Eizenkot, Kepala Staf militer Zionis, berkunjung ke wilayah perbatasan Utara Palestina pendudukan.
Kunjungan mendadak Netanyahu dan komandan militer rezim itu ke perbatasan Selatan Lebanon dilakukan untuk melihat langsung program militer dalam menghadapi segala bentuk serangan potensial.
Petinggi Israel setelah kunjungan itu mengumumkan, selain mengetahui dari dekat detail program-program pasukan, kami juga melihat seluruh bagian dari program tersebut.
Terkait hal ini, Gadi Eizenkot, Kepala Staf militer Israel mengatakan, pusat perhatian Israel adalah Hizbullah, pasalnya kelompok itu menguasai 240 desa dan distrik di Lebanon. Hizbullah juga memiliki rudal yang jumlahnya mencapai 10 ribu hingga 100 ribu unit.
Gadi Eizenkot menambahkan, Sayid Hassan Nasrullah, Sekjen Hizbullah ingin memperluas dominasinya. (IRIB Indonesia/HS)