Barzani Minta AS Jamin Penangguhan Rerendum Kurdistan
-
Masoud Barzani
Masoud Barzani, Pemimpin wilayah Kurdistan, Irak, Sabtu (12/8) dalam pembicaraan teleponnya dengan Rex Tillerson, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat meminta jaminan Washington terkait penundaan referendum pemisahan diri Kurdistan dan Irak.
IRNA (12/8) melaporkan, Kantor Masoud Barzani, Pemimpin Kurdistan, Irak terkait hal ini mengumumkan, Rex Tillerson, Menlu Amerika dalam pembicaraan telepon itu mengabarkan keinginan Washington agar referendum pemisahan diri Kurdistan dari Irak, ditunda.
Barzani menegaskan, sebuah delegasi Kurdistan akan segera diberangkatkan ke Baghdad untuk membicarakan masa depan kedua pihak.
Pemerintah dan kalangan politik Irak berulangkali menyampaikan penentangannya atas referendum pemisahan diri Kurdistan dari Irak yang rencananya akan diselenggarakan pada 25 September 2017 mendatang. (HS)