Saudi Serang Kapal Tanker Libya di Bab El Mandeb
-
Kolonel Sharaf Ghalib Luqman, Juru bicara resmi militer Yaman
Juru bicara resmi militer Yaman mengabarkan kejahatan baru militer Arab Saudi yang menarget sebuah kapal tanker Libya di Selat Internasional, Bab El Mandeb.
Kolonel Sharaf Ghalib Luqman mengabarkan hal itu dalam pernyataannya pada Sabtu (19/8/2017), seperti dilaporkan Alalam.
Menurutnya, tindakan pasukan agresor yang menarget sebuah kapal tanker Libya tersebut bertujuan untuk menarik dukungan internasional guna meningkatkan serangan ke Pelabuhan al-Hudaydah dan pesisir barat Yaman.
Sharaf Luqman menilai gerakan pasukan Arab Saudi untuk mencapai Pelabuhan al-Hudaydah sebagai tanda dari kegagalan berturut-turut mereka.
Ia juga menegaskan kelanjutan operasi militer dan komite rakyat Yaman untuk melawan pasukan agresor.
Menyusul kegagalan upaya Arab Saudi dan Amerika Serikat untuk menduduki Pelabuhan al-Hudaydah di barat Yaman, Dewan Keamanan PBB dalam posisi memihak kepada Riyadh, menawarkan rencana penyerahan pelabuhan ini kepada pihak ketiga.
Abd-Rabbuh Mansur Hadi, Presiden Yaman yang telah mengundurkan diri menyetujui rencana tersebut, namun Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah menentang rencana yang menguntungkan pasukan agresor itu.
Pelabuhan al-Hudaydah adalah satu-satunya jalur bagi pasukan Yaman untuk mengakses Laut Merah dan pelabuhan ini menyuplai 80 persen bahan makanan bagi rakyat Yaman dan titik vital transportasi bantuan internasional kepada mereka.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang memperoleh lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015. Invasi militer ini telah merenggut nyawa lebih dari 12.000 orang terutama anak-anak dan melukai belasan ribu lainnya.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman juga menyebabkan kehancuran infrastruktur penting negara ini seperti rumah sakit, sekolah, bandara, pelabuhan, pabrik dan fasilitas publik lainnya.
Yaman saat ini juga diblokade dari darat, laut dan udara oleh pasukan agresor sehingga menambah penderitaan rakyat di negara ini. (RA)